Menurut Studi Permana (2007) menjelaskan bahwa salah satu dari
variabel mekanisme transmisi kebijakan moneter adalah nilai tukar.
Pengaruh nilai tukar terhadap inflasi dikarenakan adanya direct
passthrough effect yang didapat melalui harga barang baku impor. Barang
tersebut berupa barang konsumsi, barang modal dan bahan baku. Dampak
perubahan nilai tukar terhadap laju inflasi melalui impor barang konsumsi
termasuk ke dalam first direct passthrough, dikarenakan harga impor
dapat langsung mempengaruhi harga jual di dalam negeri. Dampak impor
barang modal dan bahan baku tergolong ke dalam second direct
passthrough, dikarenakan penentuan harga melalui produksi terlebih
dahulu.
Depresiasi nilai mengakibatkan harga bahan baku impor naik maka
biaya produksi naik sehingga penawaran turun dan terjadi inflasi dari sisi
penawaran (cosh push inflation). Nilai tukar mempunyai elastisitas yang
besar terhadap inflasi karena industri masih ketergantungan terhadap
bahan baku impor.
Jumat, 15 April 2022
Kurs Rupiah (skripsi tesis dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar