Menurut Nopirin (1987), inflasi berdasarkan sifatnya terbagi 3
kategori, yakni: inflasi merayap (creeping inflation), inflasi menengah
(galloping inflation), serta inflasi tinggi (hyper inflation). Inflasi
merayap ditandai dengan adanya laju inflasi yang rendah dimana
kenaikan harga berjalan secara lambat dengan persentase yang relatif
kecil serta dalam jangka waktu yang lama. Sedangkan inflasi menengah
ditandai dengan adanya kenaikan harga yang cukup tinggi dan kadangkadang berjalan dalam jangka pendek dan memiliki sifat akselerasi.
Artinya harga-harga minggu/bulan ini lebih tinggi daripada harga-harga
minggu/bulan lalu dan seterusnya. Efek yang dirasakan yaitu keadaan
perekonomian menjadi berat. Sementara inflasi tinggi adalah inflasi
yang sangat parah. Inflasi ini membuat masyarakat tidak lagi ingin
menyimpan uangnya. Perputaran uang terjadi secara cepat dan harga
naik secara akselerasi. Biasanya keadaan ini timbul karena pemerintah
mengalami defisit anggaran belanja (misalnya saat keadaan perang)
yang dibelanjai/ditutup dengan mencetak uang
Jumat, 15 April 2022
Inflasi Berdasarkan Sifatnya (skripsi tesis dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar