Kondisi dimana harga barang menjadi mahal secara umum yang
menyebabkan hilangnya keseimbangan dimasyarakat antara pendapatan
dan daya beli sampai dengan waktu tertentu disebut Inflasi. Namun tidak
dapat dikatakan inflasi jika kenaikan harga hanya pada satu atau dua
barang saja, tetapi kenaikan tersebut terjadi secara menyeluruh dan
berpengaruh pada kenaikan sebaian besar dari harga barang yang lain
(Sukirno,2002).
Inflasi dapat menyebabkan hilangnya keseimbangan masyarakat
dimana budget yang ada telah direncanakan sesuai tingkat pendapatan
tidak dapat diterapkan pada situasi tersebut. Dalam keadaan lain inflasi
berpengaruh pada konsumsi masyarakat baik barang domestik maupun
barang impor (Amalia, 2007).
Menurut Alex dan Karen (2008) inflasi dapat membawa pengaruh
pada kondisi ekspor dan impor pada negara yang menerapkan
perdagangan secara terbuka. Tingkat inflasi yang tinggi biasanya dikaitkan
dengan kondisi perekonomian negara yang sedang panas (overhead),
berarti kondisi ekonomi tersebut sedang mengalami permintaan atas suatu
produk yang melebihi kapasitas produknya, sehingga mengakibatkan
harga-harga mengalami peningkatan. Ketika terjadinya inflasi kemudian
barang barang yang diprodksi dalam negeri mengalami peningkatan, maka
masyarakat akan beralih mengkonsumsi barang yang diproduksi luar
negeri dengan harga yang lebih murah. Perusahaan domestik pada suatu
negara harus dapat bersaing dalam perekonomian terbuka untuk mencapai
keseimbangan ekspor an impor, hal ini dilaukan untuk membatasi akibat
dari peningkatan inflasi (Jonathan, 2000)
Jumat, 15 April 2022
Impor (skripsi tesis dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar