Sabtu, 19 Februari 2022

Ukuran Perusahaan (skripsi, tesis dan disertasi)

Besarnya kecilnya suatu perusahaan terlihat dari total ekuitas, total penjualan, dan total aset atau kekayaan bersihnya. Total aset perusahaan dapat dijadikan sebagai tolok ukur untuk melihat besar kecilnya perusahaan. BAPEPAM Nomor: Kep-11/PM/1997, mendefinisikan perusahaan kecil sebagai perusahaan yang mempunyai total aset kurang dari Rp100.000.000.000 (seratus miliar rupiah), dan tidak dikendalikan oleh perusahaan yang bukan termasuk perusahaan menengah atau kecil dan bukan merupakan reksa dana. Sedangkan perusahaan menengah atau besar merupakan perusahaan yang total asetnya melebihi total aset perusahaan kecil atau lebih dari Rp100.000.000.000 (seratus miliar rupiah). Semakin banyak aset yang dimiliki perusahaan maka akan lebih cepat dalam mempublikasikan laporan keuangannya kepada publik.

Perusahaan bersakala kecil kemungkinan mempunyai keterbatasan keahlian dan karyawan yang kurang kompeten, sehingga dapat memperpanjang audit report lag karena auditor harus lebih teliti dalam melakukan pemeriksanan. Sedangkan perusahaan besar memiliki kecenderungan lebih cepat dalam menerbitkan laporan keuangannya, ini disebabkan karena manajemen perusahaan besar mempunyai motivasi yang lebih besar untuk mempersingkat audit report lag. Owusu-Ansah (2000), mengatakan bahwa perusahaan besar cenderung mempublikasikan laporan keuangannya secara tepat waktu karena atas dasar tiga alasan. Pertama, perusahaan besar memiliki sumber daya yang layak, serta teknologi yang canggih. Kedua, perusahaan besar memiliki SPI yang baik sehingga dapat mempersingkat waktu auditor dalam melakukan compliance dan substantive tests. Ketiga, perusahaan besar cenderung memiliki ahli keuangan yang dapat mengklarifikasikan penundaan laporan keuangan sebagai cara untuk merahasiakan informasi yang menyebabkan dampak tidak baik terhadap nilai perusahaan.

Tidak ada komentar: