Setuju dengan Maslow, Alderfer juga mengatakan bahwa kebutuhan individu terdiri atas hirarki. Hanya saja kebutuhan dalam teori Alderfer terbagi tiga; Eksistesi (E), Keterkaitan/relatedness (R) dan pertumbuhan/growth (G).
- Eksistensi: Kebutuhan yang dipuaskan oleh faktor-faktor seperti makanan, air, udara, upah dan kondisi kerja.
- Keterkaitan: kebutuhan yang dipuaskan oleh hubungan sosial dan hubungan antar pribadi yang bermanfaat
- Pertumbuhan: Kebutuhan dimana individu merasa puas dengna membuat suatu kontribusi yang kreatif dan produktif.
Berbeda dengan Maslow, Alderfer mengatakan bahwa sebagai tambahan kepada proses peningkatan kepuasan yang diajukan Maslow, proses penurunan frustasi juga terjadi. Jika seseorang terus-menerus frustasi dalam memuaskan kebutuhan yang lebih tinggi (milas, pertumbuhan), kebutuhan yang lebih rendah (keterkaitan) muncul kembali sebagai kekuatan motivasi utama yang menyebabkan individu mengarahkan kembali upaya-upaya untuk memenuhi kebutuhan pada tingkat yang lebih rendah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar