Sabtu, 19 Februari 2022

Risiko Bisnis dan Audit Report Lag (skripsi, tesis dan disertasi)

Risiko bisnis merupakan suatu hal yang dapat mempengaruhi audit report lag, karena risiko bisnis dapat menunjukkan suatu stabilitas usaha perusahaan dan sangat berhubungan erat dengan kondisi keuangan perusahaan. Apabila kondisi keuangan perusahaan melemah maka dapat meningkatkan risiko bisnis. Profitabilitas dan leverage dapat dijadikan sebagai indikator yang dapat menunjukkan risiko bisnis suatu perusahaan, apakah mengalami kondisi keuangan yang baik atau buruk. Pengukuran profitabilitas bertujuan untuk menganalisis efektivitas operasional suatu perusahaan. Sehingga apabila tingkat profitabilitas perusahaan tinggi, maka itu menunjukkan bahwa kinerja manajemen perusahaan baik dan perusahaan telah efisien dalam menjalankan kinerja operasionalnya. Sedangkan pengukuran leverage bertujuan untuk mengukur seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajibannya. Total hutang dibagi dengan total asset dilakukan untuk mengukur leverage. Tingkat leverage dapat menujukkan kondisi keuangan perusahaan. Apabila total utang meningkat, maka dapat menyebabkan kemungkinan meningkatnya risiko bisnis.

Apabila perusahaan mengalami laba positif, maka kemungkinan auditor akan menyelesaikan proses audit dengan waktu yang minimal serta dapat mempersingkat waktu untuk dapat menginformasikan berita baik kepada publik mengenai kondisi keuangan perusahaan. Dengan kata lain ketika perusahaan mengalami laba, maka risiko bisnis menjadi rendah, dan kondisi keuangan yang baik tersebut dapat mempersingkat waktu audit report lag. Disisi lain, ketika perusahaan mengalami leverage yang tinggi maka risiko bisnis pun dapat meningkat. Ini tandanya leverage yang tinggi dapat meningkatkan risiko audit dalam penyelesaian proses audit oleh auditor sehingga dapat memperpanjang waktu audit report lag. Hal ini sama dengan penelitian Ahmed dan Hossain (2010), Angruningrum dan Wirakusuma (2013), Hashim et al (2013), hasilnya menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif terhadap audit report lag, sedangkan leverage berpengaruh positif terhadap audit report lag. Sama halnya dengan penelitian yang dilakukan oleh Listiana dan Susilo (2012), Julien (2014), Ariyani dan Budiartha (2014), Kuslihaniati dan Hermanto (2016), Listiyana (2017), Artaningrum et al (2017), menunjukkan bahwa profitabilitas memiliki pengaruh negatif terhadap audit report lag. Ini tandanya semakin tinggi profitabilitas perusahaan, maka semakin singkat waktu audit report lag, karena manajemen perusahaan akan lebih cepat dalam mempublikasikan laporan keuangan kepada publik, sehingga dapat mempersingkat audit report lag. Sedangkan menurut penelitian Alkhatib dan Marji (2012), Abidin dan Zaluki (2012), Vuko dan Cular (2014), Hariza et al (2017), penelitiannya menghasilkan bahwa leverage memiliki pengaruh positif terhadap audit report lag. Ini tandanya semakin meningkat leverage suatu perusahaan, maka semakin tinggi juga risiko bisnisnya, sehingga dapat memperpanjang waktu audit report lag, karena auditor harus lebih berhati-hati dalam melakukan pemeriksaan audit.

Tidak ada komentar: