Berdasarkan Organ dan Ryan dalam Greenberg dan Baron (2003), menyatakan bahwa ada lima dimensi dari OCB, yaitu:
- Altruism (Helping, merupakan suatu hal yang terjadi ketika seorang karyawan memberikan pertolongan kepada karyawan lain untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaannya dalam keadaan tertentu atau tidak seperti biasanya, misalnya ketika seorang karyawan habis sembuh dari sakitnya.
- Conscientiousnes, mengacu pada seorang karyawan dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan (dalam hal keperilakuan) dilakukan dengan cara melebihi atau di atas apa yang telah disyaratkan oleh organisasi/perusahaan.
- Sportmanship (sikap sportif), erupakan suatu sikap yang lebih menekankan pada aspek-aspek positif organisasi daripada aspek negatif. Memberikan rasa toleransi terhadap gangguan gangguan pada pekerjaan, yaitu ketika seorang karyawan memikul pekerjaan yang tidak mengenakkan tanpa harus mengemukakan keluhan atau komplain.
- Courtesy (kebaikan), Merupakan perilaku-perilaku baik, misalnya perilaku membantu seseorang mencegah terjadinya suatu permasalahan atau membuat langkah-langkah untuk meredakan atau mengurangi berkembangnya suatu masalah. Kebaikan (courtesy) menunjuk pada tindakan pengajaran kepada orang lain sebelum dia melakukan tindakan atau membuat keputusan yang berkaitan dengan pekerjaannya.
- Civic Virtue, Merupakan tindakan yang dilakukan untuk ikut serta mendukung fungsi- fungsi administrasi organisasi. Perilaku yang dapat dijelaskan sebagai partisipasi aktif karyawan dalam hubungan keorganisasian, misalnya menghadiri rapat, menjawab surat-surat dan selalu mengikuti isu-isu terbaru yang menyangkut organisasi Selanjutnya dimensi dalam OCB tersebut mendasari Skala Morrison (1995) merupakan salah satu pengukuran yang sudah disempurnakan dan memiliki kemampuan psikometrik yang baik (Aldag & Resckhe, 1997:4-5 dalam Hardaningtyas). Skala ini mengukur kelima dimensi OCB sebagai berikut:
Dimensi 1: Altruism - perilaku membantu orang tertentu
- Menggantikan rekan kerja yang tidak masuk atau istirahat.
- Membantu orang lain yang pekerjaannya overload.
- Membantu proses orientasi karyawan baru meskipun tidak diminta.
- Membantu mengerjakan tugas orang lain pada saat mereka tidak masuk.
- Meluangkan waktu untuk membantu orang lain berkaitan dengan permasalahan-permasalahan pekerjaan.
- Menjadi volunteer untuk mengerjakan sesuatu tanpa diminta.
- Membantu orang lain di luar departemen ketika mereka memiliki permasalahan.
Dimensi 2: Courtesy - Menyimpan informasi tentang kejadian-kejadian maupun perubahan-perubahan dalam organisasi
- Mengikuti perubahan-perubahan dan perkembangan-perkembangan dalam organisasi.
- Membaca dan mengikuti pengumuman–pengumuman organisasi.
- Membuat pertimbangan dalam menilai apa yang terbaik untuk organisasi
Dimensi 3: Civic Virtue - Keterlibatan dalam fungsi-fungsi organisasi
- Memberikan perhatian terhadap fungsi-fungsi yang membantu image organisasi.
- Memberikan perhatian terhadap pertemuan-pertemuan yang dianggap penting.
- Membantu mengatur kebersamaan secara departemental.
Dimensi 4: Sportsmanship - kemauan untuk bertoleransi tanpa mengeluh, menahan diri dari aktivitas-aktivitas mengeluh dan mengumpat.
- Tidak menemukan kesalahan dalam organisasi.
- Tidak mengeluh tentang segala sesuatu.
- Tidak membesar-besarkan permasalahan di luar proporsinya.
Dimensi 5: Conscientiousness - perilaku yang melebihi prasyarat minimum seperti kehadiran, kepatuhan terhadap aturan, dan sebagainya
- Tiba lebih awal, sehingga siap bekerja pada saat jadwal kerja dimulai.
- Tepat waktu setiap hari tidak peduli pada musim ataupun lalu lintas, dan sebagainya.
- Berbicara seperlunya dalam percakapan di telepon.
- Tidak menghabiskan waktu untuk pembicaraan di luar pekerjaan
- Datang segera jika dibutuhkan
- Tidak mengambil kelebihan waktu meskipun memiliki ekstra
Kuesioner Organizational Citizenship Behaviour berdasarkan Lee&Allen, (2002). Skala ini terdiri dari 16 pernyataan yang mencakup 8 Item subskala untuk OCBs diarahkan pada Organisasi ( OCBO ) misalnya , " menawarkan ide untuk meningkatkan fungsi organisasi " dan subskala 8 item untuk OCBs diarahkan pada individu dalam organisasi ( OCBI ) misalnya, " Membantu orang lain yang telah absen ". Alat ukur menurut Lee dan Allen (2002) awalnya digunakan oleh subjek untuk menilai rekan kerja mereka di seberapa sering target orang yang terlibat dalam perilaku ini menggunakan tujuh poin Likerttype skala ( 1 = tidak pernah , 7 = selalu ).
Dalam penelitian ini akan menggunakan pengukuran OCB berdasarkan Skala Morrison (1995) yang mengukur kelima dimensi Altruism Courtesy Civic Virtue Sportsmanship dan Conscientiousness.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar