Beberapa aspek yang terkandung dalam konsep kompetensi adalah sebagai berikut (Gordon, 2002):
- Pengetahuan (knowledge), yaitu kesadaran dalam bidang kognitif. Misalnyaseorang karyawan mengetahui cara melakukan identifikasi belajar, danbagaimana melakukan pembelajaran yang baik sesuai dengan kebutuhan yangada di perusahaan.
- Pemahaman (understanding), yaitu kedalaman kognitif, dan afektif yang dimiliki oleh individu. Misalnya, seorang karyawan dalam melaksanakan pembelajaran harus mempunyai pemahaman yang baik tentang karakteristikdan kondisi kerja secara efektif dan efisien.
- Nilai (value), adalah suatu standar perilaku yang telah diyakini dan secara psikologis telah menyatu dalam diri seseorang. Misalnya, standar perilakupara karyawan dalam melaksanakan tugas (kejujuran, keterbukaan, demokratis, dan lain-lain).
- Kemampuan (skill), adalah sesuatu yang dimiliki oleh individu untuk melaksanakan tugas atau pekerjaan yang dibebankan kepada karyawan. Misalnya standar perilaku para karyawan dalam memilih metode kerja yang dianggap lebih efektif dan efisien.
- Sikap (attitude), yaitu perasaan (senang-tidak senang, suka-tidak suka) atau reaksi terhadap suatu rangsangan yang datang dari luar. Misalnya reaksi terhadap krisis ekonomi, perasaan terhadap kenaikan gaji.
- Minat (interest), adalah kecenderungan seseorang untuk melakukan suatu perbuatan. Misalnya melakukan suatu aktivitas kerja.
Ada lima dimensi kompetensi yang harus dimiliki oleh semua individu (Moeheriono, 2009) yaitu sebagai berikut:
- Keterampilan menjalankan tugas (Task-skills), yaitu keterampilan untuk melaksanakan tugas-tugas rutin sesuai dengan standar di tempat kerja.
- Keterampilan mengelola tugas (Task management skills), yaitu keterampilan untuk mengelola serangkaian tugas yang berbeda yang muncul di dalam pekerjaan.
- Keterampilan mengambil tindakan (Contingency management skills), yaitu keterampilan mengambil tindakan yang cepat dan tepat bila timbul suatumasalah di dalam pekerjaan.
- Keterampilan bekerja sama (Job role environment skills), yaitu keterampilan untuk bekerja sama serta memelihara kenyamanan lingkungan kerja.
- Keterampilan beradaptasi (Transfer skill), yaitu keterampilan untukberadaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.
Sedangkan pada Kunandar (2007), kompetensi dapat dibagi 5 (lima) bagian yakni:
- Kompetensi intelektual, yaitu berbagai perangkat pengetahuan yang ada pada diri individu yang diperlukan untuk menunjang kinerja.
- Kompetensi fisik, yakni perangkat kemampuan fisik yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas.
- Kompetensi pribadi, yakni perangkat perilaku yang berkaitan dengan kemampuan individu dalam mewujudkan diri, transformasi diri, identitas diri dan pemahaman diri.
- Kompetensi sosial, yakni perangkat perilaku tertentu yang merupakan dasar dari pemahaman diri sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari lingkungan sosial.
- Kompetensi spiritual, yakni pemahaman, penghayatan serta pengamalan kaidah-kaidah keagamaan.
Hersey dan Blanchard (2004), mengatakan bahwa dalam teori manajemen dikenal 3 (tiga) kompetensi kepemimpinan (manajerial) yakni:
- Kompetensi diagnosis, merupakan kamampuan untuk memahamisituasi di lingkungan pekerjaannya.
- Kompetensi adaptasi, yaitu kemampuan perilaku pribadinya dengansumber daya lainnya yang dapat memberikan manfaat bagilingkungan pekerjaannya.
- Kompetensi komunikasi, yaitu kemampuan berkomunikasi sehinggaapa yang disampaikan akan runtuh difahami dan diterima oleh orang-orangdisekitarnya
Dalam penelitian ini akan menggunakan Kusnandar yang membagi kompetensi menjadi Kompetensi intelektual. Kompetensi fisik, Kompetensi pribadi, Kompetensi social dan Kompetensi spiritual.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar