Menurut (Martoyo, 2005) beberapa tipe disiplin yang dapat digunakan sebagai salah satu pedoman dalam pembinan disiplin karyawan dalam organisasi antara lain:
- disiplin preventif, yaitu kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mendorong para karyawan agar menati berbagai standar dan aturan perusahan, sehinga dapat mencegah pengelewengan atau pelangaran.
- disiplin korektif, yaitu kegiatan yang diambil untuk menangani pelangaran yang telah terjadi terhadap aturan-aturan, dan mencoba untuk menghindari pelanggaran-pelanggaran yang lebih lanjut
Menurut Rivai, (2004) terdapat empat perspektif daftar yang menyangkut disiplin kerja, yaitu:
- disiplin retributif (retributive discipline), yaitu berusaha menghukum orang yang berbuat salah.
- disiplin korektif (corective discipline),yaitu berusaha membantu karyawan mengkoreksi perilakunya yang tidak tepat.
- perspektif hak-hak individu (individual rights perspective), yaitu berusaha melindungi hak-hak dasar individu selama tindakan-tindakan disipliner.
- perspektif utiltarian (utiltarian perspective) yaitu berfokus pada pengunan disiplin hanya pada konsekuensi-konsekuensi tindakan disiplin melebihi dampak-dampak negatifnya.
Aspek disiplin kerja dalam penelitian menurut Lateiner & Levine (Amriany, 2004) dan Strauss & Sayles (1990). Aspek disiplin kerja yang dipakai dalam penelitian ini adalah:
- Kehadiaran tepat waktu
- Memakai pakaian yang baik di tempat kerja
- Penggunaan barang-barang dan perlengkapan kantor
- Kualitas pekerjaan
- Cara kerja
Penelitian Wahyuningrum (2008) menggunakan aspek pengukuran yang diuraikan sebagai berikut:
- Tingkat ketepatan waktu.
- Disiplin pada jam kehadiran dikantor.
- Disiplin saat jam kerja.
- Disiplin pada jam pulang kantor
- Tingkat Penyelesaian pekerjaan.
- Tingkat kepatuhan pada peraturan.
- Ketaatan pada peraturan kerja.
- Ketaatan pada pakaian dinas dan atribut
Dalam penelitian menggunakan pengukuran berdasarkan penelitian Rohimah (2013) yaitu,
- Tepat waktu dalam bekerja
- datang tepat waktu
- pulang tepat waktu
- keteladanan pimpinan,
- hubungan kerja dan
- komunikasi
- patuh terhadap tata tertib.
- Patuh
- teliti
norma-norma.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar