Karena setiap perusahaan bertujuan untuk mencari laba, maka efisiensi
merupakan suatu hal yang penting yang harus dilakukan oleh setiap perusahaan.
Laba yang maksimal bisa diperoleh atau dicapai melalui penggunaan sumber daya
yang efisien.
Salah satu pengertian efisiensi berkaitan dengan pengukuran suatu kinerja
terhadap sesuatu yang dianggap standar, baik itu berkaitan dengan mesin, operasi,
individu maupun organisasi. Efisiensi merupakan perbandingan terbaik antara suatu
usaha pemanfaatan sumber daya dengan hasil yang diperoleh.
Efisiensi biaya produksi adalah kegiatan yang dilakukan untuk mencapai
tujuan organisasi dengan cara meminimalkan penyimpangan biaya produksi yang
terjadi, baik selisih biaya bahan baku, selisih biaya tenaga kerja maupun selisih
biaya overhead pabrik. Supriyono (2000) menyatakan bahwa: “Penyimpangan
biaya produksi merupakan perbedaan antara anggaran dengan realisasi dan
jika penyimpangan cukup signifikan maka penyimpangan tersebut diselidiki
lebih lanjut”.
Sedangkan Mulyadi (2005) mengemukakan bahwa: “Selisih biaya
sesungguhnya dengan biaya standar dianalisis dan dari analisis ini diselidiki
penyebab terjadinya selisih yang merugikan”.
Dari definisi di atas dapat diketahui bahwa perbedaan antara anggaran yang
telah ditetapkan dengan realisasinya akan terjadi penyimpangan biaya produksi dan
penyimpangan ini akan diselidiki jika penyimpangan tersebut cukup signifikan.
Perbedaan antara anggaran dan realisasinya akan menimbulkan selisih. Menurut
Carter dan Usry yang diterjemahkan oleh Krista (2004) pengertian seisih adalah
sebagai berikut: “Selisih antara biaya aktual dengan biaya yang dianggarkan
atau selisih antara biaya aktual dengan biaya standar”.
Sedangkan menurut Mulyadi (2005): “Selisih (variance) adalah penyimpangan
biaya sesungguhnya dengan biaya standar”.
Rabu, 12 Januari 2022
Pengertian Efisiensi Biaya Produksi (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar