Kamis, 16 Desember 2021

Teori Agency (skripsi dan tesis)


Teori yang mendukung pada penelitian ini adalah teori keagenanan
( Agency Theory ). Menurut Jensen dan Meckling dalam Isnanta
(2008), menyatakan bahwa teori keagenan mendeskripsikan pemegang saham
sebagai prinsipal dan manajemen sebagai agen. Salah satu hipotesis dalam teori
ini adalah bahwa manajemen dalam mengelolah perusahaan cenderung lebih
mementingkan kepentingan pribadinya daripada meningkatkan nilai perusahaan.
Contoh nyata yang dominan terjadi dalam kegiatan perusahaan dapat disebabkan
karena pihak agensi memiliki informasi keuangan dari pada pihak prinsipal
(keunggulan informasi), sedangkan dari pihak prinsipal boleh jadi memanfaatkan
kepentingan pribadi atau golongannya sendiri (self-interest) karena memiliki
keunggulan kekuasaan (discretionary power).
Menurut peneliti, hubungan teori keagenan dengan variabel yang diteliti
peneliti adalah manajemen sebagai agen itu ingin nya laporan yang disampaikan
kepada principal ( pemegang saham / investor ) dalam bentuk laba, arus kas,
leverage, likuiditas, profitabilitas, dan dividen kas yang dibagikan bagus. Karena,
laba itu menyusun dari dividen, otomatis semakin banyak laba yang di dapat maka
dividen yang diberikan akan semakin bagus, dari situlah dasar principal dalam
menentukan keputusan nya untuk tetap melanjutkan investasi nya terhadap 
perusahaan tersebut atau tidak. Oleh karena itu agent ( manajemen ) dalam
membagikan dividen kas tentu memikirkan principal ( pemegang saham /
investor) demi kepentingan agent terhadap principal.

Tidak ada komentar: