Kamis, 16 Desember 2021

Pengertian Laba (skripsi dan tesis)


Tujuan utama perusahaan adalah memaksimalkan laba. Pengertian laba
secara operasional merupakan perbedaan antara pendapatan yang direalisasi yang
timbul dari transaksi selama satu periode dengan biaya yang berkaitan dengan
biaya tersebut.
Menurut Harahap (2009), laba merupakan kelebihan penghasilan di atas
biaya selama satu periode akuntansi. Sementara pengertian laba yang diamati oleh
struktur akuntansi sekarang ini adalah selisih pengukuran pendapatan dan biaya.
Menurut Warren et.al (2005:25), laba bersih atau keuntungan bersih yakni: (net
income atau net profit) merupakan kelebihan pendapatan terhadap beban-beban
yang terjadi.
Menurut Suwardjono (2008) pengertian laba adalah:
laba dimaknai imbalan atas upaya perusahaan menghasilkan barang dan
jasa. Ini berarti laba merupakan kelebihan pendapatan diatas biaya
(biaya total yang melekat kegiatan produksi dan penyerahan barang
atau jasa).
Berdasarkan beberapa definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa laba
adalah perkiraan antara pendapatan dan beban-beban yang terjadi pada suatu
periode tertentu dalam suatu perusahaan.
Laba merupakan empat elemen utama yaitu pendapatan (revenue), beban
(expense), keuntungan (gain), dan kerugian (loss). Menurut Stice, dkk (2004)
definisi dari elemen-elemen laba tersebut sebagai berikut:
1. Pendapatan (revenue) adalah arus masuk atau peningkatan lain dari
aktiva suatu entitas atau pelunasan kewajibannya (atau kombinasi dari
keduanya) dari penyerahan atau produksi suatu barang, pemberian jasa,
atau aktivitas lain yang merupakan usaha terbesar atau usaha pertama
yang sedang dilakukan entitas tersebut.
2. Beban (expense) adalah arus keluar atau penggunaan lain dari aktiva
atau timbulnya kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan
atau produksi suatu barang, pemberian jasa, atau aktivitas lain yang
merupakan usaha terbesar atau usaha pertama yang sedang dilakukan
entitas tersebut. 
3. Keuntungan (gain) adalah peningkatan dalam ekuitas atau (aktiva
bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yang terjadi sesekali
dari suatu entitas dan dari semua transaksi. Kejadian dan kondisi
lainnya yang mempengaruhi entitas tersebut, kecuali yang berasal dari
pendapatan atau investasi pemilik.
4. Kerugian (loss) adalah penurunan dalam ekuitas (aktiva bersih) dari
transaksi sampingan atau transaksi yang terjadi sesekali dari suatu
entitas dan dari semua transaksi. Kejadian dan kondisi lainnya yang
mempengaruhi entitas tersebut, kecuali yang berasal dari pendapatan
atau investasi pemilik.

Tidak ada komentar: