Kamis, 16 Desember 2021

Pengaruh Current Ratio (CR) Terhadap Perubahan Laba (skripsi dan tesis)


Current Ratio menunjukan sejauh mana aktiva lancar (current asset)
memenuhi kewajiban-kewajiban lancar (current liabilities). Semakin besar
perbandingan current asset dengan current liablities, maka semakin baik
kemampuan perusahaan menutupi kewajiban jangka pendeknya (current ratio).
Pengaruh current ratio terhadap perubahan laba adalah semakin tinggi current
ratio maka laba bersih yang dihasilkan perusahaan semakin rendah, karena
current ratio yang tinggi menunjukan adanya kelebihan aktiva lancar yang tidak
baik terhadap profitabilitas perusahaan (Kasmir, 2012).
Current ratio atau rasio lancar dapat dikatakan sebagai bentuk untuk
mengukur tingkat keamanan (margin of safety) suatu perusahaan. Apabila hasil
pengukuran rasio rendah, belum dikatakan bahwa perusahaan kurang modal untuk 
membayar utang. Namun, apabila hasil pengukuran rasio tinggi, belum dikatakan
bahwa kondisi perusahaan sedang baik dan belum menjamin akan dapat
dibayarnya utang perusahaan yang sudah jatuh tempo karena proporsi atau
distribusi dari aktiva lancar yang tidak menguntungkan (Munawir,2010).
Dalam penelitian sebelumnya ada beberapa peneliti yang menggunakan
current ratio dalam pengaruhnya terhadap perubahan laba yaitu Taninggar (2009)
dengan menggunakan sampel lima perusahaan foods and beverages yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia, dan Syamsudin dan Ceky (2009) yang menggunakan
sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Tidak ada komentar: