Para pemakai laporan keuangan ini menggunakan laporan keuangan untuk
memenuhi beberapa kebutuhan informasi yang berbeda. Menurut Sofyan (2007:7)
para pemakai laporan keuangan adalah sebagai berikut:
1. Pemilik perusahaan
Bagi pemilik perusahaan, laporan keuangan dimaksudkan untuk:
a. Menilai prestasi atau hasil yang diperoleh manajemen;
b. Mengetahui hasil dividen yang akan diterima;
c. Menilai posisi keuangan perusahaan dan pertumbuhannya;
d. Mengetahui nilai saham dan laba perlembar saham;
e. Sebagai dasar untuk memprediksi kondisi perusahaan di masa datang;
f. Sebagai dasar untuk mempertimbanagkan menambah atau mengurangi
investasi.
2. Manajemen Perusahaan
Bagi manajemen perusahaan, laporan keuangan ini digunakan untuk:
a. Alat untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan kepada pemilik;
b. Mengukur tingkat biaya dari setiap kegiatan operasi perusahaan, divisi,
bagian, atau segmen tertentu;
c. Mengukur tingkat efisiensi dan tingkat keuntungan perusahaan, divisi,
bagian, atau segmen;
d. Menilai hasil kerja individu yang diberi tugas dan tanggung jawab;
e. Memenuhi ketentuan dalam UU, peraturan, AD (Anggota Dasar), Pasar
Modal, dan lembaga regulator lainnya.
3. Investor
Bagi investor, laporan keuangan dimaksudkan untuk:
a. Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan;
b. Menilai kemungkinan menanamkan dana dalam perusahaan;
c. Menilai kemungkinan menanamkan divestasi (menarik investasi) dari
perushaan;
d. Menjadi dasar memprediksi kondisi perusahaan di masa datang.
4. Kreditur atau Banker
Bagi kreditur, banker, atau supplier laporan keuangan digunakan untuk
a. Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan baik dalam jangka
pendek maupun dalam jangka panjang;
b. Menilai kualitas jaminan kredit/investasi untuk menopang kredit yang akan
diperiksa;
c. Melihat dan memprediksi prospek keuntungan yang mungkin diperoleh
dari perusahaan;
d. Menilai kemampuan likuiditas, solvabilitas,, rentabilitas perusahaan
sebagai dasar dalam pertimbangan keputusan kredit
5. Pemerintahan dan Regulator
Bagi pemerintahan dan regulator laporan keuangan dimaksudkan untuk:
a. Menghitung dan menetapkan jumlah pajak yang harus dibayar;
b. Sebagai dasar dalam penetapan-penetapan kebijaksanaan baru;
c. Menilai apakah perusahaan memerlukan bantuan atau tindakan lain;
d. Menilai kepatuhan perusahaan terhadap aturan yang diterapkan;
e. Bagi lembaga pemerintahan lainnya bisa menjadi bahan penyusunan data
dan statistik.
6. Analis, Akademis, Pusat Data Bisnis
Bagi para analis, akademis, dan juga lembaga-lembaga pengumpulan data
bisnis seperti PDBI, Moody’s, Brunstreet, Standard & Poor, Perfindo, laporan
keuangan ini penting sebagai bahan atau sumber informasi yang bermanfaat
bagi analisis, ilmu pengetahuan, dan komoditi informasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar