Menurut Sjahrial & Purba (2012:82), laba akuntansi (profit accounting)
adalah laba bersih setelah pajak (earnings after tax) atau cukup disebut laba bersih
(net income). Menurut Harahap (2012:309), laba akuntansi adalah perbedaan
antara pendapatan yang direalisasi yang timbul dari transaksi pada periode
tertentu dihadapkan dengan biaya-biaya yang dikeluarkan pada periode tersebut.
Dalam metode biaya historis laba diukur berdasarkan selisih dari aktiva bersih
awal dan akhir periode. Sehingga hasilnya akan sama dengan laba yang dihitung
sebagai selisih antara pendapatan dan biaya. Menurut Belkaouhi (dalam Harahap,
2012:309), definisi laba mengandung lima sifat berikut:
1. Laba akuntansi didasarkan pada transaksi yang benar-benar terjadi, yaitu
timbulnya hasil dan biaya untuk mendapatkan hasil tersebut.
2. Laba akuntansi didasarkan pada postulat “periodik” laba itu, artinya
merupakan prestasi perusahaan itu pada periode tertentu.
3. Laba akuntansi didasarkan pada prinsip revenue yang memerlukan batasan
tersendiri tentang apa yang termasuk hasil.
4. Laba akuntansi memerlukan perhitungan terhadap biaya dalam bentuk
biaya historis yang dikeluarkan perusahaan untuk mendapatkan hasil
tertentu.
5. Laba akuntansi didasarkan pada prinsip matching artinya hasil dikurangi
biaya yang diterima atau dikeluarkan dalam periode yang sama.
Kamis, 16 Desember 2021
Definisi Laba Akuntansi (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar