Selasa, 26 Oktober 2021

Citra Merek (skripsi dan tesis)


Menurut Kotler dan Keller (2012) Citra adalah cara masyarakat
menganggap merek secara aktual. Agar citra benar dapat tertanam
dalam pikiran konsumen, pemasar harus memperlihatkan identitas
merek melalui semua sarana komunikasi dan kontak merek yang
tersedia. Identitas harus disebarkan dalam iklan, laporan tahunan,
brosur, catalog, kemasan, alat tulis perusahaan, dan kartu bisnis. Keller
(2003) berpendapat bahwa sebuah citra merek yang positif diciptakan
oleh program-program yang menghubungkan asosiasi yang kuat,
menguntungkan, dan unik untuk memori merek pemasaran.
Menurut Keller (2003) penawaran citra merek dengan sifat
ekstrinsik dari produk atau layanan, termasuk cara-cara di mana merek
mencoba untuk memenuhi kebutuhan psikologis atau sosial
pelanggan. Citra merek adalah bagaimana orang berpikir tentang sebuah
merek secara abstrak. Dengan demikian, citra mengacu pada aspek
merek yang lebih berwujud. asosiasi citra dapat dibentuk langsung (dari
pengalaman konsumen sendiri dan kontak dengan produk, merek, target
pasar, atau situasi penggunaan) atau tidak langsung (melalui
penggambaran pertimbangan yang sama seperti yang disampaikan
dalam iklan merek atau oleh beberapa sumber informasi lain, seperti dari
mulut ke mulut).Banyak jenis-jenis aspek berwujud yang dapat
dihubungkan dengan sebuah merek, tapi empat kategori dapat disorot:
a. Profil pengguna
b. Pembelian dan penggunaan situasi
c. Kepribadian dan nilai-nilai
d. Sejarah, warisan, dan pengalaman

Tidak ada komentar: