Berikut ini adalah penjelasan untuk Prosedur Penjualan Tunai
yang dinyatakan oleh Mulyadi (2013:476) adalah sebagai berikut:
a. Bagian Order Penjualan
Bagian order penjualan menerima order dari pembeli lalu
membuat faktur penjualan tunai rangkap tiga. Lembar pertama
untuk diserahkan ke bagian kasa, lembar kedua untuk tembusan
ke bagian gudang pada saat pengiriman dan lembar ketiga untuk
disimpan oleh perusahaan.
b. Bagian Kas
Bagian Kas menerima faktur penjualan tunai untuk
mengetahui berapa harga yang harus diterima dari pembeli dan
menerima uang tunai dari pembeli sesuai dengan yang tertulis di
lembar faktur penjualan tunai. Bagian kasa mengoprasikan
register kas untuk mendapatkan pita register yang akan
digunakan sebagai bukti penerimaan kas.
c. Bagian Gudang
Bagian gudang menerima faktur penjualan sebagai informasi
barang apa saja yang telah diorder. Mencatat pengurangan pada
persediaan di kartu gudang dan memberikan barang yang di order
oleh pembeli bersamaan dengan faktur penjualan tunai ke bagian
pengiriman barang.
d. Bagian Pengiriman
Bagian pengiriman menerima faktur penjualan tunai dan pita
register kas dari bagian kasa untuk bukti bahwa pembeli telah
melakukan pembayaran secara tunai serta menerima faktur
penjualan tunai lembar kedua dari bagian gudang, hal tersebut
untuk mencocokan dari kedua bagian tersebut. Setelah keduanya
cocok, bagian pengiriman memberikan barang yang di order oleh
pembeli beserta faktur penjualan tunai lembar kedua.
e. Bagian Jurnal
Bagian jurnal menerima faktur penjualan tunai lalu membuat
jurnal pada jurnal penjualan, menerima bukti setoran bank untuk
membuat jurnal pada jurnal penerimaan kas.
Kamis, 09 September 2021
Prosedur Penjualan Tunai (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar