Sabtu, 04 September 2021
Pengukuran Niat Ber-Entrepreneur (skripsi dan tesis)
Fauzi et al, (2015) menjelaskan bahwa niat kewirausahaan tergantung
pada tiga unsur sesuai dengan Shapero’s Entrepreneurial Event Model (SEE),
adapun tiga unsur tersebut adalah persepsi keinginan tersebut, kecenderungan
untuk bertindak, dan persepsi kelayakan. Sedangkan menurut model perilaku, niat
dijelaskan oleh sikap subjek terhadap perilaku, norma subjektif, dan persepsi
kontrol perilaku subjek. Sedangkan menurut Bird dalam Fauzi et al, (2015) bahwa
niat kewirausahaan didasarkan pada kombinasi dari dua faktor yaitu personal dan
kontekstual.
Vemmy menjelaskan bahwa niat entrepreneur pada seseorang dapat
ditinjau dari empat dimensi yaitu desires, preferences, plans dan behavior
expectancies (Handaru et al, 2015).
1. Desires adalah sesuatu dalam diri seseorang yang berupa keinginan atau
hasrat yang tinggi untuk memulai suatu usaha.
2. Preferences adalah sesuatu dalam diri seseorang yang menunjukkan
bahwa memiliki usaha atau bisnis yang mandiri adalah suatu kebutuhan
yang harus dicapai.
3. Plans merujuk pada harapan dan rencana yang ada dalam diri seseorang
untuk memulai suatu usaha di masa yang akan datang.
4. Behavior expectancies adalah tinjauan atas suatu kemungkinan untuk
entrepreneur dengan diikuti oleh target dimulainya sebuah usaha bisnis.
Sedangkan menurut Linan dan Chen dalam Handaru et al, (2015)
menjelaskan bahwa dalam mengukur niat entrepreneur seseorang dapat
menggunakan pendekatan dengan pernyataan tertentu seperti desire (I want to),
self-prediction (how likely it is) dan behavioral intention (I intend to) Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa intensi entrepreneur diukur melalui seberapa
besar keinginan individu untuk memulai bisnis yang baru. Prediksi individu
mengacu pada seberapa besar kemungkinan untuk memulai bisnis tersebut dapat
dilakukan dan gambaran tentang perilaku bisnis yang tampak dari individu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar