Selasa, 28 September 2021

Definisi Komitmen Organisasi (skripsi dan tesis)


Dalam suatu organisasi seorang karyawan haruslah memiliki
komitmen organisasi didalamnya, sehingga dapat diharapkan bahwa
karyawan yang bekerja memiliki rasa tanggung jawab dalam tercapainya
suatu tujuan organisasi. Komitmen organisasi sendiri adalah suatu
hubungan timbal balik antara karyawan yang bekerja dengan organisasi
dalam pelaksanaannya dan dapat menghasilkan ikatan yang tinggi.
Komitmen organisasi sering dikaitkan dengan keadaan di mana seorang
karyawan memihak organisasi tertentu serta tujuan-tujuan dan
keinginannya untuk mempertahankan keanggotaan dalam organisasi
tersebut. Pada suatu perusahaan, komitmen organisasi berfungsi sebagai
salah satu cara dalam upaya menjaga kelangsungan hidup organisasi, di
mana di dalamnya menyangkut rasa keterikatan, keterlibatan, dan keikut
sertaan karyawaan dalam berbagai aktivitas organisasi.
Berikut ini adalah beberapa definisi komitmen organisasi menurut
para ahli. Robbins (2007) bahwa komitmen organisasional adalah suatu
sikap merefleksikan perasaan suka atau tidak suka dari karyawan terhadap
organisasi. Kemudian menurut Mowday (1982) dalam Sopiah (2008)
bahwa komitmen organisasi merupakan dimensi perilaku penting yang
dapat digunakan untuk menilai kecenderungan karyawan untuk bertahan
sebagai anggota organisasi. Komitmen organisasi merupakan identifikasi
dan keterlibatan seseorang yang relatif kuat terhadap organisasi.
Komitmen organisasi adalah keinginan angota organisasi untuk tetap
mempertahankan keanggotaannya dalam organisasi dan bersedia berusaha
keras bagi pencapaian tujuan organisasi. Selanjutnya menurut Steers dan
Porter (1982) dalam Sopiah (2008) suatu bentuk komitmen yang muncul
bukan hanya\bersifat loyalitas yang pasif, tetapi juga melibatkan
hubungan yang aktif dengan organisasi kerja yang memiliki tujuan
memberikan segala usaha demi keberhasilan organisasi yang bersangkutan. Sedangkan menurut Blau dan Boal (1995) dalam Sopiah
(2008) bahwa komitmen organisasional didefinisikan sebagai suatu sikap
yang merefleksikan perasaan suka atau tidak suka dari karyawan terhadap
organisasi.
Allen dan Meyer (1997) dalam Sopiah (2008) menyatakan bahwa
komitmen organisasional merupakan keyakinan yang menjadi pengikat
pegawai dengan organisasi tempatnya bekerja, yang ditunjukkan dengan
adanya loyalitas, keterlibatan dalam pekerjaan, dan identifikasi terhadap
nilai-nilai dan tujuan organisasi. Terdapat tiga definisi dalam komitmen
organisasional, yaitu:
1) Komitmen Afektif (Affective Commitment)
Komitmen yang dimiliki karyawan karena adanya perasaan
emosional, identifikasi dan keterlibatannya organisasi terhadap
nilai-nilai di dalamnya. Karyawan memiliki keyakinan, keinginan
atau kemauan untuk bekerja bukan berdasarkan pertimbangan
ekonomi melainkan keinginannya dari dalam sendiri.
2) Komitmen Berkelanjutan (Continuance Commitment)
Komitmen yang dimiliki karyawan berdasarkan adanya imbalan
yang ditanggung atau nilai ekonomi jika ia meninggalkan
organisasinya. Karyawan akan memiliki komitmen untuk bertahan
pada pekerjaannya karena ia merasa membutuhkannya atau atas
dasar kebutuhan.
3) Komitmen Normatif (Normative Commitment)
Komitmen karyawan yang berkaitan dengan kewajiban untuk tetap
bertahan dalam organisasi karena alasan-alasan moral atau etis. Hal
ini seorang karyawan mengambil keputusan untuk bertahan dalam
organisasi adalah suatu keharusan atau kewajiban moral.
Berdasarkan definisi di atas maka komitmen afektif adalah
komitmen yang mengacu pada komitmen pekerja dengan cara yang afektif
atau hubungan emosional karyawan terhadap organisasi kuat sehingga
karyawan ingin selalu mendukung organisasi untuk mencapai tujuantujuannya. Komitmen berkelanjutan mengacu pada perhitungan biaya
yang dirasakan apabila meninggalkan organisasi. Komitmen normatif
mengacu pada persepsi di kalangan pekerja dari tugas dan tanggung jawab
serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap organisasi dan rekan kerja.
Dalam penelitian ini, peneliti tidak menganalisis komitmen organisasi
dalam tiga hal dimensi yang dijelaskan di atas, akan tetapi peneliti akan
menganalisis secara keseluruhan.

Tidak ada komentar: