Kamis, 09 September 2021

Audit Tata Kelola Teknologi Informasi (skripsi dan tesis)

Audit adalah proses sistematis mengenai mendapatkan dan mengevaluasi secara objektif yang berkaitan dengan penilaian mengenai berbagai kegiatan dan peristiwa ekonomi untuk memastikan tingkat kesesuaian antara penilaianpenilaian tersebut dan membentuk kriteria serta menyampaikan hasilnya ke para pengguna yang berkepentingan. Lembaga auditor internal (Institute of Internal Auditors  IIA) mendefinisikan audit internal (internal auditing) sebagai fungsi penilaian independen yang dibentuk dalam perusahaan untuk mempelajari dan mengevaluasi berbagai aktivitasnya sebagai layanan bagi perusahaan. Audit teknologi informasi (TI) diasosiasikan dengan para auditor yang menggunakan berbagai keahlian dan pengetahuan teknis untuk melakukan audit melalui sistem komputer, atau menyediakan layanan dimana proses atau data, atau keduanya, melekat dalam berbagai bentuk teknologi ( Hall & Singleton, 2007). Audit sistem informasi secara umum mencakup hal-hal sebagai berikut: meninjau lingkungan dan fisik, administrasi sistem, aplikasi (software), keamanan jaringan, kontinuitas bisnis, dan integritas data (Gondodiyoti & Hendarti, 2006). Tata kelola TI (IT Governance) adalah tanggung jawab dari eksekutif dan boar of direction, yang terdiri dari kepemimpinan, struktur organisasi dan prosesproses yang memastikan bahwa TI di perusahaan menopang dan memperluas strategi dan tujuan organisasi. Tata kelola TI mengintegrasikan best practices untuk memastikan bahwa TI disebuah perusahaan mendukung tujuan bisnis. Tata kelola TI memungkinkan perusahaan untuk mengambil keuntungan penuh dari informasi yang dimilikinya, sehingga memaksimalkan keuntungan, memanfaatkan peluang dan mendapat keuntungan kompetitif (Information Technology Governance Institute, 2007).

Tidak ada komentar: