Selasa, 06 Juli 2021
Tenaga kerja (skripsi dan tesis)
Penduduk mempunyai dua peranan penting dalam pembangunan ekonomi,
satu dari sisi permintaan dan yang satu sisi dari segi penawaran. Bila dilihat dari
sisi permintaan penduduk berlaku sebagai konsumen sedangkan dilihat dari sisi
penawaran penduduk sebagai pemilik faktor produksi tenaga kerja (Suryo,
2003:26).
Keterkaitan investasi dengan tenaga kerja adalah dengan peningkatan
lapangan pekerjaan. Dengan semakin tinggi orang akan menanamkan modalnya
maka lapangan pekerjaan akan semakin meluas atau tinggi. Karena mereka
berinvestasi dengan membangun usaha yang dapat menyerap tenaga kerja.
Pemerintah juga berkontribusi dalam penciptaan lapangan pekerjaan secara langsung dengan mengalokasikan infrastruktur yang telah rusak. kebijakan ini
juga sekaligus meningkatkan iklim investasi (Sukirno, 2004:55).
Dalam penelitian ini agar lebih relevan dengan kondisi saat ini maka
tenaga kerja yang merupakan salah satu input/faktor produksi yang digunakan
dalam kegiatan ekonomi akan diproksi dengan tingkat produktivitas tenaga kerja.
Hal ini dilakukan karena pertimbangan dari para investor asing adalah dengan
lebih melihat tingkat produktivitas dari tenaga kerja pada suatu negara tersebut,
dibandingkan dengan besarnya jumlah angkatan kerja. Dengan pertimbangan
produktivitas tenaga kerja tersebut maka akan bisa dijadikan dasar pemilihan
tempat/negara yang akan dijadikan sebagai tujuan investasi. Perhitungan untuk
melihat tingkat produktivitas tenaga kerja adalah dengan membandingkan antara
GDP suatu negara dengan jumlah angkatan kerja di negara tersebut pada suatu
periode tertentu. Adapun pengukuran produktivitas tenaga kerja dalam penelitian
ini adalah; produktivitas tenaga kerja = GDP / jumlah angkatan kerja.
Tingkat produktivitas tenaga kerja berkaitan dengan efisiensi yang
dihasilkan dalam menghasilkan produk. Jika produktivitas tinggi ada
kecenderungan tingkat efisiensi juga tinggi sehingga jika efisiensi tinggi maka
bisa menekan biaya produksi yang digunakan. Apabila biaya produksi yang
digunakan rendah harga jual produk tersebut juga akan lebih murah, hal ini akan
menyebabkan produk yang dihasilakan tersebut mempunyai keunggulan
kompetitif dibandingkan dengan produk pesaingnya, sehingga akan lebih banyak
terserap oleh pasar/terjual. Jika produk tersebut lebih banyak terjual maka
memberikan keuntungan bagi investor, sehingga dari pihak investor melihat
22
bahwa berinvestasi di negara tersebut menguntungkan maka akan ada
kecenderungan untuk menambah investasi lagi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar