Minggu, 04 Juli 2021

Konversi Pengetahuan Dalam Knowledge Sharing (skripsi dan tesis)

Pengetahuan terdiri dari dua jenis yaitu tacit knowledge dan explicit knowledge. Tacit knowledge sering kali berupa informal dari keterampilan teknis , sehingga sulit untuk di definisikan secara jelas. Selain itu pengetahuan tacit memiliki dimensi kognitiff yang penting, berupa model mental, keyakinan dan pandangan-pandangan yangbegitu menyatu yang membuat seseorang menggunakannya tanpa pernah mempertanyakannya. Karena itu tacit knowledge sulit untuk dijelaskan.  Explicit knowledge adalah knowledge yan dapat atau sudah terkodifiasi dalam bentuk dokumen atau bentuk berwujud lainnya sengga dapat mdah di bagikan dan didistribusikan dengan menggunakan media (formula, kaset/ cd, video dan audio, spesifikasi produk atau manual). Dalam upaya meingkatkan daya saing organisasi bisnis atau organisasi public, diperukan pengeolaan pengetahuan, disamping pengelolaan keterampilan yang sesuai dengan kompetensi, sesuai dengan kebutuhan organisasi. Alvin (2011:20) menjelaskan mengenai konversi pengetahuan yang dikemukakan oleh Nonaka dan Takeuchi, melalui empat jenis proses konversi yang disebut dengan SECI Process (S: Socialization, E: Externalization, C: Combination, I: Internalization) Konversi pengetahuan ini merupakan siklus hidup dan berkembangnya suatu pengetahuan. Penjelasan konversi pengetahuan adalah sebagai berikut : 1. Proses Sosialisasi Proses transfer secara langsung antara tacit knowledge ke tacit knowledge lain. Praktis tanpa media. 2. Proses Eksternalisasi Mengubah tacit knowledge menjadi explicit knowledge melalui proses dialog dan refleksi. 3. Proses Kombinasi Merupakan proses konversi explicit knowledge menjadi explicit knowledge yang baru melalui sistemasi dan pengaplikasian explicit knowledge dan informasi 4. Proses Internalisasi Merupakan proses pembelajaran dan akuisisi knowledge yang dilakukan oleh anggota organisasi terhadap explicit knowledge yang disebarkan kesluruh angota organisais melalui pengalaman sendiri sehingga menjadi tacit knowledge anggota organisasi

Tidak ada komentar: