Beberapa ahli telah memberikan definisi yang berbeda – berbeda mengenai
pemasaran, namun anatara satu dan yang lain tidaklah bertentangan melainkan
saling melengkapi. Pemasaran merupakan sebuah faktor penting dalam suatu siklus
yang bermula dan berakhir dalam kebutuhan konsumen. Suatu siklus akan berakhir
apabila konsumen merasa puas terhadap pemilikan suatu barang atau jasa. Siklus
ini akan terjadi secara berulang-ulang atau terus-menerus. Kegiatan pemasaran
harus dapat memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya
berjalan terus menerus atau konsumen mempunyai pandangan yang baik terhadap
perusahaannya.
Menurut Kotler dan Amstrong (2012: 29) yaitu: suatu kegiatan manusia
yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses
pertukaran juga di intreprestasikan sebagai fungsi yang mencakup segala aktifitas
yang berkenan pengembangan produksi, menetapkan harga, dan distribusi produk
pada pasar – pasar tertentu dengan tujuan memuaskan orang – orang yang membeli
produk yang ditawarkan.
Pengertian pemasaran menurut Kotler (2012:27) adalah Pemasaran adalah
suatu proses social dan manajerial dengan mana individu-individu atau kelompok- kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui, pencipta,
penawaran dan pertukaran produk-produk bernilai.
Definisi diatas memberikan arti bahwa pemasaran merupakan kegiatan
manusia dalam memenuhi kebutuhannya dengan melalui suatu proses pertukaran,
dalam hal yang dimaksud adalah barang dan jasa, serta uang dan tenaga. Dimana
pemasaran bukan hanya sekedar suatu cara sederhana untuk memaksimalkan target
dari kegiatan penjualan (karena penjualan hanya merupakan suatu tahap dari proses
pemasaran), melainkan pemasaran juga dilakukan sebelum maupun sesudah
kegiatan penjualan. Pemasaran juga merupakan kegiatan-kegiatan yang saling
berhubungan sebagai suatu sistem keselurahan. Dikatakan sebagai suatu
keseluruhan, karena pemasaran mencakup usaha perusahaan yang dimulai dengan
mengidentifikasi kebutuhan konsumen, menentukan harga yang sesuai,
menentukan cara-cara promosi yang tepat dan pola distribusi produk yang efektif.
a. Konsep Pemasaran
Salah satu konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan – kegiatan
pemasaran suatu organisasi adalah konsep pemasaran seperti yang di jelaskan oleh
Kotler (2015) sebagai berikut: “Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk
mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar
sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan
efesien dibanding para pesaing. Jadi konsep pemasaran adalah upaya yang
terkoordinasi yang berfokus pada pasar dan berorientasi kepada pelanggan dengan
tujuan memberikan kepuasan kepada pelanggan sebagai kunci untuk mencapai
tujuan organisasi. Menurut Firmansyah dan Fatihudin (2017) lingkungan pasar didirikan oleh
struktur pasar dan pola persaingan antara para pelaku pasar, sedangkan lingkungan
bukan pasar yaitu semua faktor legal/pemerintah, politik, social, demografi dan
lain-lain didirikan oleh isu yang berkembang, interest perusahaan terhadap isu-isu
tersebut, institusi yang terkait dengan setiap isu dan informasi dan informasi yang
tersedia untuk penanganan isu. Karena sifat yang saling mempengaruhi antara
perusahaan dengan lingkungan maka pemahaman terhadap perubahan lingkungan
serta kecenderungannya sangat membantu manajemen perusahaan dalam
menetapkan strategi dan kebijakan yang tetap untuk mencapai tujuan dan sasaran
perusahaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar