Rabu, 02 Juni 2021
Norma Subyektif (skripsi dan tesis)
Tanggapan dan harapan orang lain terhadap suatu sikap dan perilaku yang
akan kita ambil akan berdampak besar kepada persepsi diri kita. Pada khususnya
orang-orang tersebut adalah orang yang kita anggap penting dan harus
dipertimbangkan persepsinya dan dapat menjadi acuan penting untuk seorang
individu melanjutkan keinginan untuk melakukan suatu tindakannya atau tidak.
Norma Subjektif menurut Baron dan Byrne (2003) yakni,”persepsi individu
berhubungan dengan kebanyakan dari orang-orang yang penting bagi dirinya,
mengharapkan individu untuk melakukan atau tidak melakukan tingkah laku
tertentu, orang-orang yang penting bagi dirinya itu kemudian dijadikan acuan atau patokan untuk mengarahkan tingkah laku”. Norma subjektif ditentukan oleh
normative believe dan motivation to comply. Jadi, seseorang cenderung melakukan
suatu tindakan berdasarkan hal-hal yang diharapkan oleh orang yang dianggap
penting atau berdasarkan norma yang berlaku pada saat itu.
Menurut Vemmy (2012) norma subyektif adalah persepsi individu tentang
apakah orang lain akan mendukung atau tidak terwujudnya tindakan tersebut.
Norma subyektif yaitu keyakinan individu untuk mematuhi arahan atau anjuran
orang di sekitarnya untuk turut dalam melakukan aktifitas berwirausaha (Vemmy,
2012). Norma subjektif bisa mempengaruhi niat berwirausaha dari sisi eksternal
berupa dukungan akan lingkungan, baik keluarga, teman, dosen, maupun para
pengusaha sukses (Nur Santi, Amir Hamzah & Teti Rahmawati, 2017). Norma
subjektif diukur dengan skala subjective norm (Ramayah & Harum, 2005) dengan
indikator:
1. Keyakinan peran keluarga dalam memulai usaha
2. Keyakinan dukungan teman dalam usaha
3. Keyakinan dukungan dari dosen
4. Keyakinan dukungan dari pengusaha-pengusaha yang sukses
5. Keyakinan dukungan dalam usaha dari orang yang dianggap pentin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar