Rabu, 02 Juni 2021

Locus of Control (skripsi dan tesis)

Locus of control merupakan suatu konsep yang menuju pada suatu keyakinan individu mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam dirinya. Locus of control sebagai tindakan dimana individu menghubungkan peristiwaperistiwa dalam kehidupannya dengan tindakan atau kekuatan di luar kendalinya. Locus of control menggolongkan individu menjadi dua yaitu locus internal dan locus eksternal. Locus internal merupakan cara pandang bahwa segala hasil yang didapat baik atau buruk adalah karena tindakan kapasitas dan faktor-faktor dalam diri mereka sendiri. Sedangkan locus eksternal adalah cara pandang dimana segala hasil yang didapat baik atau buruk berada diluar kontrol diri mereka tetapi karena faktor luar seperti keberuntungan, kesempatan, dan takdir individu yang termasuk dalam kategori ini meletakkan tanggung jawab diluar kendalinya. Rotter (1990) menyatakan bahwa locus of control baik internal maupun eksternal merupakan tingkatan dimana seseorang individu berharap bahwa hasil dari perilaku mereka tergantung pada perilaku mereka sendiri atau karakteristik personal mereka. Locus internal akan cenderung terlibat dalam suatu tindakan dari pada locus eksternal. Karena mereka memiliki locus of control yang tinggi dibandingkan locus eksternal. Spector (1982) berpendapat seseorang dengan locus of control internal akan lebih mungkin terlibat dalam suatu tindakan dan berhasil dibandingkan seseorang dengan locus of control eksternal. Karena seorang yang memiliki locus internal memiliki keyakinan dalam diri mereka sendiri, bahwa mereka sendirilah penentu nasib mereka dengan konsekuensi dan tanggung jawab yang akan mereka terima. Trevino dan Youngblood (1990) berpendapat bahwa locus of control internal menunjukkan lebih banyak konsistensi dibandingkan mereka dengan locus of control eksternal. Bunga (2012) menyatakan locus of control menentukan tingkatan sampai dimana individu meyakini bahwa perilaku mereka mempengaruhi apa yang terjadi pada mereka.

Tidak ada komentar: