Kamis, 03 Juni 2021
Faktor Pengontrol Niat Pembelian (skripsi dan tesis)
Ajzen (2005), menjelaskan bahwa terdapat faktor yang membuat
seseorang dapat mencapai tujuan atau mewujudkan sebuah perilaku. Faktor
tersebut adalah sebagai berikut: 1. Faktor Internal
Faktor internal menyangkut faktor didalam diri individu yang dapat
mempengaruhi seseorang dalam menampilkan suatu perilaku tertentu.
a. Informasi, keterampilan dan kemampuan
Seseorang yang memiliki intensi untuk melakukan sebuah perilaku akan
mencari informasi, keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk
melakukan perilaku tertentu.
b. Emosi dan kompulsi
Ketidakcukupan keterampilan, kemampuan dan informasi menyebabkan
masalah kontrol perilaku, tetapi dapat diasumsikan bahwa masalah ini
dapat diatasi. Namun sebaliknya, beberapa tipe perilaku adalah subyek
yang memaksa yang terlihat jauh diluar kontrol.
2. Faktor Eksternal
Faktor eksternal ini menyangkut faktor diluar individu yang mempengaruhi
kontrol seseorang terhadap perilaku yang akan dilakukannya. Faktor ini
menentukan faktor apa yang memfasilitasi atau mengintervasi perilaku.
1. Kesempatan
Kurangnya kesempatan dapat mengurangi untuk mewujudkan suatu
perilaku. Dalam keadaan seperti ini seseorang berusaha untuk
mewujudkan intensi namun gagal karena keadaan lingkungan sekitar
menghalanginya. Walaupun intensi langsung akan terpengaruh, keinginan
dasar untuk melakukan sebuah perilaku tidak harus diubah. Lingkungan
menghambat perilaku untuk mewujudkan perilaku dan akan memaksa untuk merubah rencana, namun tidak terlalu dapat merubah intensi
seseorang.
2. Ketergantungan pada yang lain
Pada saat perwujudan perilaku tergantung pada tindakan orang lain, ada
potensi kontrol yang tidak sempurna terhadap perilaku atau tujuan. Sebuah
kontrol baik mengenai ketergantungan perilaku adalah kasus kerjasama.
Seseorang akan bisa bekerja sama dengan orang lain hanya jika orang
tersebut juga berkeinginan untuk bekerja sama.
Sama seperti waktu dan kesempatan, ketidakmampuan untuk berperilaku
sesuai dengan intensi dikarenakan ketergantungan pada kebutuhan seseorang
sesuai dengan intensi dikarenakan ketergantungan pada kebutuhan seseorang tidak
mempengaruhi intensi dan motivasi. Seseorang yang menghadapi kesulitan yang
berhubungan dengan ketergantungan interpersonal dapat membentuk perilaku
yang diinginkan dalam kerjasama dengan rekan yang berbeda. Namun, hal ini
tidak dapat terus menerus menjadi penyebab sebuah tindakan.
Singkatnya, kekurangan dan ketergantungan pada orang lain hanya
membawa pada perubahan yang sementara pada intensi. Ketika lingkungan
menolak terwujudnya sebuah perilaku, seseorang akan menunggu untuk
kesempatan yang lebih baik lagi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar