Jumat, 25 Juni 2021
Brand (skripsi dan tesis)
Menurut Aaker (1996, p. 121), langkah awal untuk bisa memahami
branding harus menjelaskan terlebih dahulu konsep brand.
"A brand is a distinguishing name or symbol designed to: identify the
origins of a good or service, differentiate those goods or services from those of
the competition, protect the consumer and producer from competitors who would
attempt to provide products that appear to be identical.
Nama adalah bagian dari merek yang mampu memberi tanda pada
konsumen mengenai sumber produk, dan melindungi konsumen maupun produsen
dari para kompetitor yang berusaha memberikan produk-produk yang tampak
identik, sebagaimana dinyatakan oleh Aaker (1996, p.121), "Merek adalah nama
dan atau simbol yang bersifat membedakan (seperti sebuah logo, cap atau
kemasan) dengan maksud mengidentifikasi barang atau jasa dari seorang penjual
atau sebuah kelompok penjual tertentu, sehingga membedakannya dari barangbarang dan jasa yang dihasilkan oleh para kompetitor."
Oxford American Dictionary mendefinisikan brand sebagai :
“a trademark, goods of a particular make : a mark of identification
made with a hot iron, the iron used for this: a piece of burning or charred
woods.”
Menurut Kartajaya (2004:11):
“merek bagi saya adalah indikator value yang ditawarkan kepada
pelanggan. Merek merupakan aset yang menciptakan value bagi pelanggan
dengan memperkuat kepuasan dan loyalitasnya..”
American Marketing Association mendefinisikan brand sebagai :
“name, term, sign, symbol, or design, or a combination of them intended
to identify the goods or services of one seller or group of sellers and to
differentiate them from those of competitors” (Kerin et al, p. 305).
Menurut Kotler (2002:460), merek memiliki beberapa definisi yang
dikaitkan dengan elemen-elemen sebagai berikut :
Universitas Kristen Petra
6
- Atribut : merek mengingatkan pada atribut-atribut tertentu. Mercedes
contohnya, memberi kesan mahal, dibuat dengan akurat dan presisi
yang baik, tahan lama, dan bergengsi tinggi.
- Manfaat : atribut perlu diterjemahkan menjadi manfaat fungsional
dan emosional. Atribut “tahan lama” dapat diterjemahkan menjadi
manfaat fungsional “saya tidak perlu membeli mobil dalam kurun
waktu yang cukup lama”. Atribut “mahal” dapat diterjemahkan ke
dalam manfaat emosional “mobil ini membuat saya merasa penting
dan dihargai.”
- Nilai : merek juga menyatakan sesuatu tentang nilai produsen. Jadi,
Mercedes berarti berkinerja tinggi, keamaanan, gengsi, dan lain-lain.
- Budaya : merek juga mencerminkan kepribadian tertentu. Mercedes
mencerminkan budaya Jerman yang terorganisir dengan baik, efisien,
dan bermutu tinggi.
- Kepribadian : merek juga mencerminkan kepribadian tertentu.
Mercedes mencerminkan maskulinitas, ekstrovertisme, dan lain-lain.
- Pemakai : merek juga menunjukkan jenis konsumen yang membeli
atau menggunakan mobil tersebut. Kita dapat membayangkan
pemakai Mercedes ini adalah seorang pria sukses pada puncak
karirnya dan berumur kurang lebih 45 tahun.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar