Akhmad Subkhi dan Mohammad Jauhar (2013: 154) mengatakan bahwa
tingkatan manajemen sering dikelompokkan menjadi:
1. Manajemen Lini Pertama (first-line management)
Tingkatan ini dikenal pula dengan istilah manajemen operasional,
merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas
memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat
dalam proses produksi. Mereka sering disebut penyelia (supervisor),
manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen, atau
mandor (foreman).
2. Manajemen Tingkat Menengah (middle management)
Tingkatan ini mencakup semua manajemen yang berada di antara
manajemen lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai
penghubung antara keduanya. Jabatan yang termasuk manajer
menengah di antaranya kepala bagian, pemimpin proyek, manajer
pabrik, atau manajer divisi.
3. Manajemen Puncak (top management)
Tingkatan ini dikenal pula dengan istilah executive officer, yang
bertugas untuk merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara
umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Contoh top
management adalah CEO (Chief Executive Officer), CIO (Chief
Information Officer), dan CFO (Chief Financial Officer).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar