Menurut Wheelen dan Hunger dalam M. Taufik Amir (2012: 23),
tanggung jawab direktur utama dan para direktur lainnya sering menjadi dual hal
pokok, yaitu:
1. Memimpin Pelaksanaan Misi dan Memberikan Visi Strategik
Memimpin pelaksanaan misi di sini maksudnya adalah bahwa direktur
utama mengarahkan semua aktivitas agar perusahaan mencapai
tujuannnya. Ciri strategik yang bersifat menyeluruh terlihat dengan
sangat jelas, sedang yang dimaksud dengan visi strategik adalah
gambaran terbaik tentang seperti apa seharusnya wujud perusahaan.
Inilah yang sering diwujudkan dalam pernyataan visi dan misi
perusahaan, di mana diharapkan seluruh karyawan merasa menjadi
bagian dari visi dan misi tersebut.
2. Mengelola Proses Perencanaan Strategik
Manajemen puncak mempunyai peran penting dalam menyukseskan
proses perencanaan strategik. Banyak sekali terjadi, rencana strategik
yang sudah dibicarakan dalam rapat-rapat perencanaan, dan
dirumuskan untuk dilaksanakan, tidak memperoleh hasil yang
memadai, karena lemahnya pengelolaan menajemen puncak. Salah
satu penyebab utamanya adalah karena perencanaan strategik tidak
muncul dari unit-unit bisnis atau divisi-divisi dalam perusahaan.
Pendekatan ini dikenal dengan pendekatan bottom-up, jadi tidak topdown, dimana rencana semua dirumuskan oleh manajemen puncak,
sehingga pihak-pihak unit bisnis atau divisi sekedar melaksanakan
saja. Kecuali, bila kondisi bisnisnya mungkin tingkat turbolensinya
sangat tinggi, penuh ketidak pastian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar