Permana dan Mulyono dalam Jurnal HPJI Vol.2 No.1, Januari
2016:1-12 dengan judul pengaruh komponen manajemen kontraktor terhadap
capaian mutu rekonstruksi perkerasan lentur di Provinsi Daerah Istimewa
5
Yogyakarta. Data yang digunakan dalam pelaksanaan proyek pekerjaan jalan di
lingkungan Dinas Bina Marga, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Faktorfaktor yang mempengaruhi pencapaian mutu rekonstruksi jalan provinsi di
Provinsi DIY adalah tenaga kerja, peralatan, material, metode kerja, administrasi
proyek, dan lingkungan. Analisis data dilakukan dengan melakukan kajian
terhadap indikator-indikator yang dapat berpengaruh terhadap capaian mutu
rekonstruksi jalan di Ruas Jalan Provinsi DIY dilakukan dengan model persamaan
struktural, yakni SEM (Structural Equation Modeling) untuk mengkaji hubungan
antara faktor-faktor beserta indikatornya terhadap capaian mutu rekonstruksi
dengan menggunakan 93 indikator yang mempengaruhi faktor terhadap capaian
mutu pelaksanaan pekerjaan rekonstruksi. Dari hasil studi menggunakan
indikator-indikator diatas menunjukkan bahwa manajemen kontraktor sebesar
46,6% terhadap capaian mutu rekonstruksi. Sedangkan hubungan komponen
manajemen kontraktor terhadap capaian mutu rekonstruksi adalah tenaga kerja
memberikan kontribusi sebesar 77%, peralatan sebesar 90,7%, material sebesar
93%, metode kerja sebesar 89%, administrasi proyek sebesar 74,9%, dan
lingkungan sebesar 67,1% masing-masing terhadap manajemen kontraktor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar