Jenis - Jenis Persediaan Persediaan yang terdapat dalam perusahaan
dapat dibedakan menurut beberapa cara. Dilihat dari fungsinya, menurut
Sofjan Assauri (2008;170) persediaan dapat dibedakan, yaitu :
1.Batch Stock atau Lot Size Inventory, yaitu persediaan yang timbul dimana
barang – barang yang dibeli, dikerjakan/dibuat atau diangkut dalam jumlah
yang besar, sehingga barang – barang diperoleh lebih banyak dan cepat
daripada penggunaan atau pengeluarannya, dan untuk sementara tercipta
suatu persediaan.
2.Fluctuation Stock, yaitu persediaan yang diadakan untuk menghadapi
fluktuasi permintaan konsumen yang tidak dapat diramalkan. Dalam hal ini
perusahaan mengadakan persediaan untuk dapat memenuhi permintaan
konsumen apabila tingkat permintaan menunjukkan yang tidak beraturan atau
tidak tetap dan fluktuasi permintaan tidak dapat diramalkan terlebih dahulu.
3.Anticipation Stock, yaitu persediaan yang diadakan untuk menghadapi
fluktuasi yang dapat diramalkan, berdasarkan pola musiman yang terdapat dalam satu tahun dan untuk menghadapi penggunaan atau penjualan
permintaan yang meningkat.
Di samping perbedaan menurut fungsi, persediaan dapat pula dibedakan atau
dikelompokkan menurut jenis dan posisi barang tersebut di dalam urutan
pengerjaan produk, yaitu :
1. Persediaan bahan baku (Raw material stock)
Persediaan dari barang-barang berwujud yang digunakan dalam proses
produksi, barang mana dapat diperoleh dari sumber – sumber alam
ataupun dibeli dari suplier atau perusahaan yang menghasilkan bahan baku
bagi perusahaan pabrik yang menggunakannya.
2. Persediaan bagian produk (Purchased parts/komponen stock)
Persediaan barang – barang yang terdiri dari bagian yang diterima dari
perusahaan lain, yang dapat secara langung dirakit dengan bagian lain,
tanpa melalui proses produksi sebelumnya.
3. Persediaan bahan – bahan pembantu atau barang – barang perlengkapan
(supplies stock)
Persediaan barang-barang atau bahan-bahan yang diperlukan dalam proses
produksi untuk membantu berhasilnya produksi atau yang dipergunakan
dalam bekerjanya suatu perusahaan, tetapi tidak merupakan bagian atau
komponen dari barang jadi.
4. Persediaan barang-barang jadi dalam proses (work in process/progress
stock)
Persediaan barang-barang yang keluar dari tiap-tiap bagian dalam satu
pabrik atau bahan-bahan yang telah diolah menjadi suatu bentuk, tetapi
lebih perlu diproses kembali untuk kemudian menjadi barang jadi.
5. Persediaan barang jadi (finished goods stock)
Persediaan barang-barang yang telah selesai diproses atau diolah dalam
pabrik dan siap untuk dijual kepada pelanggan atau perusahaan lain. Jadi
barang jadi ini adalah merupakan produk selesai dan telah siap untuk
dijual
Tidak ada komentar:
Posting Komentar