Menurut Kotler (2002), keputusan pembelian adalah tindakan dari
konsumen untuk mau membeli atau tidak terhadap produk. Dari berbagai faktor
yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian suatu produk atau
jasa, biasanya konsumen selalu mempertimbangkan kualitas, harga dan produk sudah yang sudah dikenal oleh masyarakat sebelum konsumen memutuskan untuk
membeli. Dapat diartikan, keputusan pembelian adalah suatu keputusan seseorang
dimana dia memilih salah satu dari beberapa alternatif pilihan yang ada.
Model pengambilan keputusan yang tunjukkan oleh Kotler merupakan runtutan anggapan tindakan atau perilaku yang dilakukan oleh
konsumen pada saat sampai setelah melakukan pembelian. Meskipun model diatas
berupa runtutan kejadian namun adakalanya kegiatan tersebut tidak terjadi secara
teratur dan ada kemungkinan salah satu proses tersebut tidak dilakukan. Proses
pengambilan keputusan pada dasarnya dimulai dengan pengenalan kebutuhan,
adapun penjelasan mendetail dari tiap proses pada model pengambilan keputusan
sebagai berikut:
1. Pengenalan kebutuhan
Ketika konsumen mulai mengenal kebutuhan akan barang atau jasa yang akan
dibeli maka konsumen menyadari perbedaan antara keinginan dan kebutuhan
primer yang sesungguhnya. Pergerakan untuk melakukan pembelian didasarkan
atas pemenuhan kebutuhan, kebutuhan tersebut dapat digerakkan karena adanya
stimulus dari dalam maupun dari luar diri konsumen tersebut. Ketika seorang
konsumen telah memahami akan bagaimana mengatasi permasalahan
memenuhi dorongan akan kebutuhan primer maka konsumen akan mendapat
Pengenalan
Kebutuhan
Pencarian
Informasi
Evaluasi
Alternatif
Keputusan
Pembelian
Perilaku
Setelah
Pembelian dorongan lebih kesalah satu barang atau jasa yang lebih bertujuan untuk
memuaskan dorongan konsumen tersebut.
2. Pencarian informasi
Dorongan akan pemenukan kebutuhan menuntut konsumen untuk lebih selektif
untuk mencari informasi tentang kebutuhan yang dicari. Dorongan akan
kebutuhan menentukan seberapa aktif seorang konsumen mencari informasi
tentang kebutuhan tersebut. Kemudahan dalam mencari informasi, banyaknya
informasi yang tersedia akan menjadi kepuasan yang didapatkan ketika mencari
informasi. Kegiatan mencari informasi pada umumnya akan bertambah dan
meningkat seiring dengan berubahnya kondisi dari keputusan untuk pemecahan
masalah terbatas menuju pemecahan masalah yang maksimal.
3. Evaluasi alternatif
Ketika sesorang memutuskan akan membeli suatu barang dan jasa ada tahapan
untuk mencari informasi sepeti dijelaskan sebelumnya. Penggalian informasi
seringkali akan memberikan alternative lain yang menjadi competitor
kebutuhan yang diharapkan. Dengan adanya alternative ini konsumen akan
lebih selektif didalam memilih kebutuhan yang lebih menguntungkan dan
cenderung lebih satu tingkat diatas kebutuhan yang dibuat.
4. Keputusan pembelian
Konsumen akan memutuskan apa yang akan dibeli saat sudah ditentukan
alternative lain yang harus dipilih dan dievaluasi. Banyak parameter dan faktor
yang menentukan apakah konsumen akan memilih suatu benda atau jasa
tertentu. Informasi akan barang dan jasa alternative juga turut mendukung
keputusan pembelian. Ada tujuh faktor utama yang menentukan ketika seseorang menentukan keputusan dalam pembelian yakni: (1) Daya Tarik
harga, (2) Daya tarik tempat, (3) Daya Tarik merek, (4) Daya tarik produk, (5)
Pilihan produk alternative, (6) Kebiasaan dalam membeli dan (7) Pengaruh
lingkungan sekitar.
5. Perilaku setelah pembelian
Konsumen akan menentukan keputusan pembelian untuk barang dan jasa untuk
masa selanjutnya biasanya dipengaruhi oleh perilaku setelah pembelian atau
informasi yang tersedia yang didapatkan konsumen lain tentang barang yang
akan dibeli. Kecenderungan konsumen akan melakukan penolakan ketika
didapati ada umpan balik negative terhadap barang yang dibeli ataupun akan
dibeli, barang yang mendapatkan umpan balik negative seringkali ditempatkan
pada pilihan terakhir ketika ada alternative lain. Sebaliknya ketika ada umpan
balik positif baik dari aktifitas pembelian yang sudah dilakukan ataupun dari
hasil umpan balik pembeli lain maka akan mengalami kecenderungan
menempatkan pada pilihan pertama ketika melakukan pengambilan keputusan
pembelian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar