Menurut teori ini, inflasi terjadi karena suatu
masyarakat ingin hidup diluar batas kemampuan
ekonominya. Proses inflasi, menurut pandangan ini, tidak
lain adalah proses perebutan bagian rejeki diantara
kelompok-kelompok sosial yang menginginkan bagian yang
lebih besar daripada yang bias disediakan oleh masyarakat
tersebut. Proses perebutan ini akhirnya diterjemahkan
menjadi keadaan dimana permintaan masyarakat akan
barang-barang selalu melebihi jumlah barang-barang yang
tersedia (timbulnya apa yang disebut inflationary gap).
Inflationary gap timbul karena adanya golongangolongan masyarakat tersebut berhasil menerjemahkan
aspirasi mereka menjadi permintaan yang efektif akan
barang-barang. Dengan kata lain, mereka berhasil
memperoleh dana untuk mengubah aspirasinya menjadi
rencana pembelian barang-barang yang didukung dengan
dana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar