Berdasarkan penelitian terdahulu yang dikemukakan oleh Baker dan Wurgler
(2006) mempelajari bagaimana sentimen investor mempengaruhi imbal hasil
saham pada satu waktu tertentu danmenggunakan argumen teoritis sederhana,
rekening historis periode spekulatif, dan yang paling penting adalah satu set hasil
penelitian empiris terbaru menunjukkan bahwa sentimen investor memiliki efek
signifikan pada data cross-sectional.
Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sentimen investor di
pasar memiliki pengaruh terhadap harga saham dengan mempengaruhi preferensi
investor untuk sekuritas valuasi yang sangat subjektif dan sulit untuk arbitrase
(Baker dan Wurgler 2006, Baker dan Wurgler 2007 dan Hribar dan McInnis,
2012) dan dengan mempengaruhi ekspektasi laba jangka pendek (Walther dan
Willis, 2012).
Ekpektasi pertumbuhan laba jangka panjang sangat penting bagi valuasi harga
saham sedangkan sentimen investor lebih tinggi mendorong investor untuk lebih
agresif membedakan perusahaan dengan pertumbuhan yang lebih tinggi. Beberapa
penelitian juga menganalisis efek sentimen pada ekpektasi pertumbuhan laba
jangka panjang.
Seorang Investor akan melakukan analisa dalam pengambilan keputusan
berinvestasi. Investor akan lebih cenderung pada perusahaan dengan pertumbuhan
laba yang tinggi dibandingkan dengan perusahaan dengan pertumbuhan rendah.
Ketika investor membedakan perusahaan dengan pertumbuhan tinggi maka
mencerminkan efek sentimen investor yaitu invertor memiliki keyakinan dan
7
kepercayaan yang tinggi terhadap harga saham.
Semakin baik pertumbuhan
perusahaan makan harga saham akan semakin tinggi diperdagangkan.
Dalam penelitian ini, saya menyajikan analisis empirikal untuk
memprediksinya. Penelitian saya mengunakan indeks sentimen investor pada
pasar secara luas dengan proksi trading volume. Selain itu penelitian saya
menggunakan analisis perkiraan pertumbuhan jangka panjang sebagai proksi
untuk investor tentang ekspektasi pertumbuhan pendapatan jangka panjang pada
perusahaan.
Menurut Miwa (2015) menunjukkan bahwa sentimen investor berpengaruh
terhadap perkiraan pertumbuhan jangka panjang. Perkiraan pertumbuhan jangka
panjang mengacu pada pertumbuhan laba. Dengan demikian maka dirumuskan
hipotesis untuk menguji bahwa sentimen investor berpengaruh terhadap perkiraan
pertumbuhan laba jangka panjang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar