Kamis, 16 April 2020

Pengaruh Sentimen Investor Terhadap Ekspektasi Pertumbuhan Laba Jangka Panjang (skripsi dan tesis)

 Berdasarkan penelitian terdahulu yang dikemukakan oleh Baker dan Wurgler (2006) mempelajari bagaimana sentimen investor mempengaruhi imbal hasil saham pada satu waktu tertentu danmenggunakan argumen teoritis sederhana, rekening historis periode spekulatif, dan yang paling penting adalah satu set hasil penelitian empiris terbaru menunjukkan bahwa sentimen investor memiliki efek signifikan pada data cross-sectional. Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sentimen investor di pasar memiliki pengaruh terhadap harga saham dengan mempengaruhi preferensi investor untuk sekuritas valuasi yang sangat subjektif dan sulit untuk arbitrase (Baker dan Wurgler 2006, Baker dan Wurgler 2007 dan Hribar dan McInnis, 2012) dan dengan mempengaruhi ekspektasi laba jangka pendek (Walther dan Willis, 2012). Ekpektasi pertumbuhan laba jangka panjang sangat penting bagi valuasi harga saham sedangkan sentimen investor lebih tinggi mendorong investor untuk lebih agresif membedakan perusahaan dengan pertumbuhan yang lebih tinggi. Beberapa penelitian juga menganalisis efek sentimen pada ekpektasi pertumbuhan laba jangka panjang. Seorang Investor akan melakukan analisa dalam pengambilan keputusan berinvestasi. Investor akan lebih cenderung pada perusahaan dengan pertumbuhan laba yang tinggi dibandingkan dengan perusahaan dengan pertumbuhan rendah. Ketika investor membedakan perusahaan dengan pertumbuhan tinggi maka mencerminkan efek sentimen investor yaitu invertor memiliki keyakinan dan 7 kepercayaan yang tinggi terhadap harga saham.
 Semakin baik pertumbuhan perusahaan makan harga saham akan semakin tinggi diperdagangkan. Dalam penelitian ini, saya menyajikan analisis empirikal untuk memprediksinya. Penelitian saya mengunakan indeks sentimen investor pada pasar secara luas dengan proksi trading volume. Selain itu penelitian saya menggunakan analisis perkiraan pertumbuhan jangka panjang sebagai proksi untuk investor tentang ekspektasi pertumbuhan pendapatan jangka panjang pada perusahaan. Menurut Miwa (2015) menunjukkan bahwa sentimen investor berpengaruh terhadap perkiraan pertumbuhan jangka panjang. Perkiraan pertumbuhan jangka panjang mengacu pada pertumbuhan laba. Dengan demikian maka dirumuskan hipotesis untuk menguji bahwa sentimen investor berpengaruh terhadap perkiraan pertumbuhan laba jangka panjang

Tidak ada komentar: