Pengolahan
bahan makanan dimulai dari mulut kemudian ke lambung dan selanjutnya ke usus.
Di dalam saluran pencernaan, makanan yang terdiri atas karbohidrat dipecah
menjadi glukosa, protein dipecah menjadi asam amino dan lemak menjadi asam
lemak. Ketiga zat makanan itu diedarkan ke seluruh tubuh untuk dipergunakan
oleh organ-organ di dalam tubuh sebagai bahan bakar. Supaya berfungsi sebagai
bahan bakar zat makanan itu harus diolah, dimana glukosa dibakar melalui proses
kimia yang menghasilkan energi yang disebut metabolisme (Misnadiarly,2006).
Dalam
proses metabolisme, insulin memegang peranan penting yaitu memasukkan glukossa
ke dalam sel yang digunakan sebagai bahan bakar. Insulin adalah suatu zat atau
hormon yang dihasilkan oleh sel beta di pankreas, bila insulin tidak ada maka
glukosa tidak dapat masuk sel dengan akibat glukosa tetap berada di pembuluh
darah yang artinya kadar glukosa di dalam darah meningkat (Misnadiarly,2006).
Pada
Diabetes Melitus tipe 1, terjadi kelainan sekresi insulin oleh sel beta
pankreas. Pasien diabetes tipe ini mewarisi kerentanan genetik yang merupakan
predisposisi untuk kerusakan autoimun sel beta pankreas. Respons autoimun
dipacu oleh aktivitas limfosit, antibodi terhadap sel pulau langerhans dan
terhadap insulin itu sendiri (Misnadiarly,2006).
Pada
Diabetes Melitus tipe 2, jumlah insulin normal tetapi jumlah reseptor insulin
yang terdapat pada permukaan sel yang kurang sehingga glukosa yang masuk ke
dalam sel sedikit dan glukosa dalam darah menjadi meningkat (Misnadiarly,2006).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar