Harga saham di pasar modal
dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran terhadap saham tersebut. Semakin
banyak investor membeli saham, maka harga saham tersebut cenderung naik dan
sebaliknya apabila semakin banyak investor yang menjual saham tersebut maka
harga saham tersebut akan cenderung mengalami penurunan.
Menurut Arifin (2007: 15),
faktor-faktor yang menjadi pemicu fluktuasinya harga saham adalah :
1)
Kondisi fundamental emiten
Faktor fundamental adalah faktor
yang berkaitan langsung dengan kinerja emiten itu sendiri. Semakin baik kinerja
emiten maka semakin baik pengaruhnya terhadap kenaikan harga saham. Untuk
mengetahui kondisi emiten dalam posisi baik atau buruk, kita bisa melakukan
pendekatan analisis rasio keuangan.
2)
Hukum permintaan dan penawaran Faktor
hukum permintaan dan penawaran berada pada urutan kedua setelah faktor
fundamental, karena begitu investor tahu kondisi fundamental perusahaan,
tentunya mereka akan melakukan transaksi baik menjual atau membeli saham
perusahaan tersebut. Transaksi inilah yang akan mempengaruhi fluktuatif harga
saham.
3)
Tingkat suku bunga
Suku bunga ini penting untuk
diperhitungkan, karena pada umumnya investor saham selalu mengharapkan hasil
investasi yang lebih besar. Perubahan suku bunga akan mempengaruhi kondisi
fundamental perusahaan, karena hampir semua perusahaan yang terdaftar di bursa
mempunyai pinjaman bank.
4) Valuta
asing
Dalam perekonomian global dewasa
ini, hampir tidak ada satu pun negara yang dapat menghindari perekonomian
negaranya dari pengaruh pergerakan valuta asing. Khususnya terhadap US dollar. Ketika dolar naik para
investor akan berbondong-bondong menjual sahamnya untuk ditempatkan di bank
dalam bentuk dolar, otomatis harga saham akan menurun.
5) Dana
asing di bursa
Mengamati jumlah dana investasi
asing merupakan hal yang penting, karena demikian besarnya dana yang
ditanamkan, hal ini menandakan bahwa kondisi investasi di Indonesia telah
kondusif yang berarti pertumbuhan ekonomi tidak lagi negatif, yang tentu saja
akan merangsang kemampuan emiten untuk mencetak laba. Sebaliknya jika investasi
asing berkurang, ada pertimbangan bahwa mereka sedang ragu atas negeri ini,
baik atas keadaan sosial politik maupun keamanannya. Jadi besar kecilnya
investasi dana asing di bursa akan berpengaruh pada kenaikan atau penurunan
harga saham.
6)
Indeks harga saham gabungan
Indeks harga saham gabungan lebih
mencerminkan kondisi keseluruhan transaksi bursa saham yang terjadi, dan
menjadi ukuran kenaikan atau penurunan harga saham.
7)
News
dan rumor
News
dan rumor adalah semua berita yang
beredar di masyarakat yang menyangkut beberapa hal baik itu masalah ekonomi,
sosial, politik, dan keamanan, hingga berita seputar reshuffle cabinet. Dengan
adanya berita tersebut para investor bisa memprediksi seberapa kondusif
keamanan negeri ini sehingga kegiatan investasi dapat dilaksanakan. Hal itu
akan memberikan dampak pada pergerakan harga saham di bursa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar