Reksa dana merupakan salah
satu alternatif investasi bagi
masyarakat pemodal, khususnya
pemodal kecil dan pemodal yang
tidak memiliki banyak waktu dan
keahlian untuk menghitung risiko
atas investasi mereka. Reksa dana
dirancang sebagai sarana untuk
menghimpun dana dari masyarakat
yang memiliki modal dan
mempunyai keinginan untuk
melakukan investasi, namun hanya
memiliki waktu dan pengetahuan
yang terbatas. Selain itu, reksa dana
juga diharapkan dapat meningkatkan
para pemodal lokal yang berinvestasi
di pasar modal.
Sangat perlu untuk memahami
jenis reksa dana yang tersedia, guna
mengetahui mengenai instrumen
dimana reksa dana melakukan
investasi, karakteristik potensi
keuntungan serta risiko yang akan
terjadi. Menurut Pratomo dan
Nugraha (2004), berdasarkan
portofolio investasinya reksa dana
terdiri dari empat kategori, yaitu:
1) Reksa Dana Pasar Uang
2) Reksa Dana Pendapatan
Tetap
3) Reksa Dana Campuran
4) Reksa Dana Saham
Menurut Siamat (2005), seperti
halnya wahana investasi lainnya,
disamping mendatangkan berbagai
peluang keuntungan, reksa dana pun
mengandung berbagai peluang
risiko, antara lain:
1. Risiko berkurangnya nilai Unit
Penyertaan.
2. Risiko ini dipengaruhi oleh
turunnya harga dari Efek
(saham, obligasi, dan surat
berharga lainnya) yang masuk
dalam portfolio reksa dana
tersebut.
3. Risiko likuiditas.
4. Risiko ini menyangkut kesulitan
yang dihadapi oleh manajer
investasi jika sebagian besar
pemegang unit melakukan
penjualan kembali (redemption)
atas unit-unit yang dipegangnya.
Manajer investasi kesulitan
dalam menyediakan uang tunai
atas redemption tersebut.
5. Risiko wanprestasi
Risiko ini merupakan risiko
terburuk, dimana risiko ini dapat
timbul ketika perusahaan
asuransi yang mengasuransikan
kekayaan reksa dana tidak
segera membayar ganti rugi atau
membayar lebih rendah dari
nilai pertanggungan saat terjadi
hal-hal yang tidak diinginkan,
seperti wanprestasi dari pihakpihak yang terkait dengan reksa
dana, pialang, bank kustodian,
agen pembayaran, atau bencana
alam, yang dapat menyebabkan
penurunan Nilai Aktiva Bersih
(NAB) reksa dana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar