Menurut Dunn dalam Nugroho (2012:319-320) ada beberapa pendekatan terhadap
evaluasi kebijakan sebagai berikut :
a. Evaluasi semu adalah proses pendekatan yang menggunakan metode deskriptif
untuk menghasilkan informasi yang valid dan dapat dipercaya mengenai hasil
kebijakan, tanpa berusaha untuk menanyakan tentang manfaat atau nilai dari
hasil-hasil tersebut terhadap individu, kelompok, ataupun masyarakat secara
keseluruhan. Asumsi utama dari model evaluasi ini adalah bahwa ukuran
tentang manfaat dan nilai merupakan suatu yang dapat terbukti sendiri oleh
ukuran-ukuran masing-masing individu, kelompok ataupun masyarakat.
b. Evaluasi formal, tujuan evaluasi formal (formal evaluator) adalah untuk
menghasilkan informasi yang valid dan cepat dipercaya mengenai hasil
kebijakan yang didasarkan atas tujuan formal kebijakan secara deskriptif.
Asumsi utama dari evaluasi formal adalah bahwa tujuan dan target yang
diumumkan secara formal merupakan ukuran yang tepat untuk manfaat atau
nilai kebijakan program.
c. Evaluasi keputusan teoritis (decission theoritic evaluator) adalah pendekatan
yang menggunakan metode-metode deskriptif untuk menghasilkan informasi
yang valid dan dapat dipertanggung jawabkan mengenai hasil kebijakan yang
secara eksplisit dinilai oleh berbagai macam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar