Berbicara masalah pasar maka dalam benak kita terbayang suasana
yang hiruk pikuk, di mana suasananya ramai dengan kegiatan transaksi antara pembeli dan penjual. Diungkapkan oleh Prayoco dan Pracoyo (2006: 16)
mengenai istilah pasar secara sederhana dapat diartikan sebagai tempat untuk
bertemunya antara pembeli dan penjual. Lebih luas mengenai istilah pasar
adalah sekumpulan pembeli dan penjual yang berkumpul dalam satu tempat
kemudian melalui interaksi mereka yang nyata ataupun potensial, menetapkan
harga suatu produk atau sekumpulan produk.
Dari definisi tersebut, maka terdapat beberapa fungsi dari pasar seperti
yang diungkapkan oleh Sudarman (1992:8-9) yaitu:
a. Menetapkan nilai, memecahkan masalah dalam penentuan nilai apa yang
harus dihasilkan oleh suatu perekonomian.
b. Mengorganisir produksi, dengan adanya harga dan faktor produksi di
pasar maka akan mendorong produsen memilih metode produksi yang
paling efisien untuk selanjutnya produsen dapat menghasilkan barang- barang yang lebih bervariatif (memecahkan masalah tentang bagaimana
menghasilkan barang).
c. Pasar mendistribusikan barang. Fungsi pasar sebagai tempat bertemunya
pedagang dan pembeli tentu saja secara tidak langsung membantu
produsen dalam memasarkan dan mendistribusikan barangnya. Dengan
adanya pasar, maka barang-barang tersebut dapat sampai ditangan
konsumen.
d. Menyelenggarakan penjatahan, karena jumlah produksi barang yang
terbatas, maka jumlah itu harus dibagi-bagi agar cukup untuk jangka
waktu tertentu.
e. Mempertahankan dan mempersiapkan untuk keperluan di masa yang akan
datang. Dimana pasar akan selalu dibutuhkan oleh masyarakat untuk
memenuhi berbagai keperluan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar