SEM (Structural Equation Modeling) adalah suatu teknik statistika untuk menguji
dan mengestimasi hubungan kausal dengan mengintegrasikan analisis faktor dan analisis
jalur (Wright dalam Jogiyanto, 2011). SEM dapat berbasis varian dan kovarian. SEM
berbasis varian adalah SEM yang menggunakan varian dalam proses iterasi atau blok
varian antar indikator atau parameter yang diestimasi dalam satu variabel laten tanpa
mengkorelasikannya dengan indikator-indikatornya yang ada divariabel laten lain dalam
satu model penelitian (Jogiyanto, 2011). Salah satu SEM berbasis varian yang mulai
banyak digunakan adalah PLS.
Analisis Partial Least Square (PLS) adalah teknik statistika multivariat yang
melakukan pembandingan antara variabel dependen berganda dan variabel independen
berganda (Jogiyanto, 2011). PLS adalah salah satu metoda statistika SEM berbasis varian
yang didesain untuk menyelesaikan regresi berganda ketika terjadi permasalahan spesifik
pada data, seperti ukuran sampel penelitian kecil, adanya data yang hilang (missing
values), dan multikolinearitas (Field dalam Jogiyanto, 2011). SEM-PLS mampu
menganalisis variabel yang tidak dapat diukur langsung. Variabel yang tidak dapat diukur
secara langsung dalam SEM-PLS disebut variabel laten atau konstruk yang harus diukur
dengan indikator. SEM-PLS bertujuan untuk menguji hubungan prediktif antar konstruk
dengan melihat, apakah ada hubungan atau pengaruh antar konstruk tersebut
(Dwipradnyana dkk, 2017). SEM–PLS dapat digunakan untuk ukuran sampel lebih besar
dari 250 sampel dan tidak mensyaratkan asumsi data berdistribusi normal (Sholihin dan
Ratmono, 2013).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar