Seorang analisis jarang dapat menentukan parameter model LP seperti
(cj,bi,aij) dengan pasti, karena nilai parameter ini adalah fungsi dari beberapa
uncontrolable variabel. Misalnya, permintaan masa depan, biaya bahan mentah
dan harga energi sebagai sumber daya tak dapat diperkirakan dengan tepat
sebelum masalah diselesaikan. Sementara itu solusi optimum model LP
didasarkan pada parameter ini. Akibatnya analisis perlu mengamati pengaruh
perubahan parameter terhadap solusi optimum. Analisis perubahan parameter
dan pengaruhnya terhadap solusi LP dinamakan post optimality analysis. Post
optimality menunjukan bahwa analisis ini terjadi setelah diperoleh solusi
optimum (Mulyono, 2007).
Melalui analisis sensitivitas dapat dievaluasi pengaruh perubahanperubahan parameter dengan sedikit tambahan perhitungan berdasarkan tabel
simpleks optimum. Namum, jika perubahan-perubahan terlalu banyak, meka
perhitungan post optimum dapat menjadi meletihkan, sehingga lebih efisien,
jika menyelesaikan kembali masalah LP dengan metode simpleks. Dalam analisis sensitivitas, perubahan-perubahan parameter dibagi
menjadi :
1. Perubahan koefisien fungsi tujuan (cj),
2. Perubahan konstan sisi kanan (bi),
3. Perubahan kendala atau koefisien matriks A,
4. Penambahan peubah baru,
5. Penambahan kendala baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar