Tiap subyek dalam populasi (terjangkau) memiliki kesempatan yang sama untuk
terpilih maupun tidak terpilih sebagai sampel penelitian.
a. Simple random sampling : dari seluruh subyek dalam populasi ditentukan besaran
sampel sesuai perhitungan, kemudian tiap subyek diberi nomor dan dipilih
sebagian dari mereka (sesuai besar sample yang dibutuhkan) dengan bantuan tabel
angka random atau dengan ramdomisasi menggunakan program computer.
b. Systematic sampling : setelah dilakukan penomoran subyek, kemudian ditentukan
tiap subyek dengan nomor ke-sekian yang dipilih menjadi sampel.
c. Stratified random sampling : sampel dipilih secara acak untuk tiap strata,
kemudian hasilnya digabungkan menjadi satu sample yang terbebas dari variasi
untuk setiap strata. Variabel yang sering digunakan untuk stratifikasi adalah:
gender, usia, ras, kondisi social-ekonomi. Status gizi, lokasi penelitian.
d. Cluster sampling : sample dipilih secara acak pada kelompok individu dalam
populasi yang terjadi secara alamah, misalnya : kelurahan, kecamatan, kodya,
kabupaten, dsb.Cara ini efektif untuk populasi yang tersebar luas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar