Menurut Frans M. Royan (2004; p.58) yang menyatakan
bundling adalah cara mengikat dua produk yang ada dalam satu lini
dengan harga tertentu, yang umumnya lebih murah dibandingkan
harga sebelumnya.
Bundling adalah penjualan dua atau lebih produk terpisah
dalam sebuah paket (Stremersch dan Tellis (2002; p.56). Definisi ini
adalah pendapat yang merupakan hasil evaluasi dan penyempurnaan
dari definisi Adam dan Yellen (1976; p.575) yang mengartikan
bundling sebagai menjual barang dalam paket. Guiltinan (1987; p.74)
mengartikan bundling sebagai praktek pemasaran dua atau lebih
produk atau jasa dalam satu paket dengan harga khusus. Kemudian
Yadav dan Monroe (1993; p.350), mengartikan penjualan dua atau
lebih produk atau jasa dengan harga tunggal.
Pengertian produk terpisah di sini harus dipahami dengan
memperhatikan konteksnya secara seksama. Istilah “produk terpisah” mempunyai implikasi yang sangat besar dalam hal legalitas dan
optimalitas bundling, dan oleh karenanya presisi definisi menjadi
sangat penting.
Stremersch dan Tellis (2002; p.57) mengklasifikasikan
bundling strategy dalam dua dimensi kunci. Yang pertama adalah
bundling focus, di mana kontennya adalah price dan product
bundling.Kemudian yang kedua adalah bundling form yang bisa
berupa pure bundling, unbundling, atau mixed bundling.
Terdapat 2 dimensi penting dalam bundling menurut
Stremersch dan Tellis dalam jurnalnya “Strategic Bundling Price and
Product”, yaitu :
1. Produk-bundling (product-bundling)
Adalah sebagai suatu integrasi dan penjualan dua atau
lebih produk yang terpisah pada harga tertentu. Integrasi pada
product bundling ini umumnya menyediakan value added (nilai
tambah) kepada pelanggan. Nilai yang lebih besar meningkatkan
harga reservasi untuk bundel produk dibandingkan dengan jumlah
harga reservasi conditional dari produk yang terpisah.
Terkait dengan harga reservasi yang bersedia dibayar oleh setiap
konsumen dan perceived value yang diterima oleh konsumen,
maka dalam melakukan bundling perusahaan perlu
memperhatikan segmen pasarnya. Komponen produk yang
dibundling harus memiliki tujuan segmen yang sama. Harga
reservasi akan berbeda dari segmen yang satu dengan segmen yang lain, sehingga akan menciptakan perceived value terhadap
bundling yang berbeda pula.
2. Price Bundling
Price bundling adalah penjualan dua atau lebih produk yang
berbeda dalam satu paket harga yang di diskon, atau suatu
penawaran dari beberapa produk yang tidak terintegrasi pada
tingkat harga yang lebih rendah bila ditawarkan secara terpisah,
tanpa adanya integrasi apapun dari produk (tidak terintegrasi
artinya bahwa pelanggan tetap dapat menggunakan salah satu
produk tersebut tanpa mengurangi fungsi dari produk tersebut.).
Karena produk-produk yang tidak terpadu, maka harga reservasi
(harga maksimum yang bersedia dibayar konsumen) adalah,
secara definisi, sama dengan jumlah harga reservasi conditional
(harga reservasi dari suatu produk, tergantung pada pembelian
produk lain)untuk produk yang terpisah.
Bundling dapat mengambil salah satu dari tiga bentuk: Pure
Bundling, Mix bundling dan unbundling (Adams dan Yellen 1976) :
1. Pure Bundling
Pengertian Pure Bundling Menurut Adam dan Yellen (1976),
“Pure bundling is a strategy in which a firm sells only the bundle
and not (all) the products separately. Pure bundling is sometimes
called “tying” in the economics and legal literature”. Yang
diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah strategi dimana
perusahaan hanya menjual bundling dan tidak produk secara terpisah.
2. Mixed Bundling
Mixed bundling is a strategy in which a firm sells both the bundle
and all the separate products in the bundle separately. Yang
diterjemahan dalam bahasa Indonesia Mixed bundling adalah
strategi di mana perusahaan menjual kedua bungkusan itu dan
semua produk yang terpisah dalam paket terpisah.
3. Unbundling
Unbundling adalah strategi dimana perusahaan hanya menjual
produk secara terpisah, tetapi tidak bundel. Biasanya, karena
strategi ini adalah strategi untuk kebanyakan perusahaan, strategi
ini disebut unbundling hanya bila dikontraskan dengan strategi
bundling.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar