Pembagian dalam Penelitian Eksperimen (skripsi dan tesis)
- Eksperimental Murni (True Experimental)
- Mengikuti seluruh prosedur & syarat eksperimen terutama dalam : kontrol variabel, pemberian manipulasi (perlakuan) dan pengujian hasil
- Semua variabel dikontrol, kecuali variabel independen yang akan diuji pengaruhnya terhadap variabel dependen
- Kelompok eksperimen diberi perlakuan khusus (variabel yang akan diuji akibatnya), sedang kelompok kontrol diberi perlakuan lain (yang biasa dilakukan) dan hasilnya dibandingkan dengan kelompok eksperimen
- Pengukuran/pengujian menggunakan instrumen baku (tes standar)
- Eksperimental Semu (Quasi Experimental)
- Pada dasarnya sama dengan eksperimen murni, bedanya dalam pengontrolan variable.
- Pengontrolan tidak pada semua variabel ttp hanya pada satu variabel yg cukup dominan dan minimal dipasangkan (matching).
- Umpamanya dari dua kelas yang akan diambil sebagai kelompok kontrol dan eksperimen, setelah dilakukan pengukuran kecerdasan, diambil secara berpasangan, yang IQnya 140, 135, 130 sampai dengan IQ 90.
- Eksperimental Lemah (Weak Experimental)
- Disebut pra eksperimen karena tidak ada penyamaan karakteristik (random) dan tidak ada pengontrolan variable
- Desain dan perlakuannya seperti penelitian eksperimen ttp tidak ada pengontrolan variabel sama sekali
- Lemah kadar validitasnya
- Model ini sebaiknya hanya dipergunakan sbg latihan
- Sebaiknya tdk digunakan utk tesis, disertasi atau penelitian yang hasilnya digunakan untuk pengambilan keputusan, penentuan kebijakan maupun pengembangan ilmu
- Eksperomental Subjek Tunggal (Single Subject Experimental)
- Eksperimen terhadap subjek tunggal (satu atau dua orang)
- meneliti individu tanpa perlakuan dan kemudian dgn perlakuan serta akibatnya thdp variabel dependen diukur dalam kedua kondisi tersebut
- Agar memiliki validitas internal yg tinggi disain eksperimen tunggal harus memperhatikan karakteristik : (1) pengukuran yg ajeg; (2) Pengukuran yg berulang-ulang ; (3) Deskripsi kondisi; (3) garis dasar, kondisi perakuan , rentang waktu relatif lama dan pada tahap awal eksperimen I individu diamati sampai menunjukan keadaan stabil baru kemudian diberi perlakuan; rentang waktu pada tahap awal disebut garis dasar (based line); (4) ketentuan variabel . selama perlakuan eksperimen variabel yg diubah pada satu subjek hanya satu variabel supaya nampak pengaruhnya
- Eksperimen ini dilakukan dalam bentuk variasi bentuk eksperimen : baik eksperimen murni, quasi maupun lemah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar