“ Kata komunikasi atau communication dalam bahasa Inggris berasal
dari kata Latin communis yang berarti “sama”, communico, communicatio,
atau communicare yang berarti “membuat sama” (to make common) “
(Mulyana,2007:46).
Menurut Everett M. Rogers, “ komunikasi adalah proses dimana suatu
ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih dengan maksud
untuk mengubah tingkah laku mereka “ (Mulyana,2007:69). Untuk itu
dalam proses interaksi yang kita lakukan dengan sesama manusia, sering
kali kita mengharapkan sesuatu dari apa yang kita sampaikan.
Agar pesan yang kita sampaikan dapat mengubah tingkah laku orang
lain, komunikasi tersebut harus berlangsung dengan efektif. Untuk dapat
memahami komunikasi yang efektif sering kali kita menggunakan
pengertian komunikasi dari Harold Laswell sebagai tolak ukurnya. Harold
Laswell menggambarkan komunikasi dengan menjawab pertanyaan Who
Says What In Which Channel To Whom With What Effect
(Mulyana,2007:69). Jadi, jika dijabarkan akan terdapat lima unsur atau
komponen dalam komunikasi, yaitu:
1. siapa yang mengatakan Komunikator
2. Apa yang disampaikan Pesan
3. Dengan saluran apa disampaikan Media (channel)
4. Kepada siapa pesan disampaikan Komunikan
5. Akibat apa yang terjadi Efek
Menurut Barnuld “ komunikasi timbul didorong oleh kebutuhankebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif,
mempertahankan dan memperkuat ego “ (Fajar, 2009: 31).
Dari beberapa definisi yang telah diuraikan diatas, tentunya belum
dapat mewakili definisi komunikasi menuruta ahli-ahli lain yang belum
disebutkan. Tetapi dari definisi yang telah diuraikan diatas dapat dikatakan
bahwa komunikasi dilakukan mempunyai tujuan yakni untuk mengubah dan
membentuk prilaku orang-orang lainnya yang menjadi sasaran komunikasi
(Fajar, 2009: 31-33).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar