Senin, 16 Desember 2019

Tahapan Contingent Valuation Method (CVM) (skripsi dan tesis)

Tahapan Contingent Valuation Method (CVM) 
Menurut Irma Suryahani et.al, untuk menentukan nilai willingness to pay melalui pendekatan contingent valuation method (CVM) dapat dilakukan melalui lima tahapan, yaitu : 
1) Pembangunan Hipotesis Pasar 
Hipotesis pasar yang dimaksudkan disini ialah untuk memberikan gambaran kepada responden terhadap masalah yang sedang di hadapi. Responden diharapkan mampu mencermati masalah dengan baik sehingga mampu memberikan nilai WTP. Peneliti dapat membuat kuisioner yang lengkap beserta dengan informasi mengenai kondisi pelayanan kesehatan, serta kenaikan iuran BPJS yang dapat mempengaruhi keadaan ekonomi keluarga. Kuisioner dapat diujikan kepada kelompok kecil terlebih dahulu sebelum di ujikan kepada seluruh responden guna untuk mengetahui reaksi atas proyek yang akan di laksanakan (Kamal, 2013). 
2) Mendapatkan Nilai Lelang/Penawaran (Bids) WTP
 Untuk memperoleh nilai lelang/penawaran dapat dilakukan dengan menggunakan kuisioner yang sudah dipersiapkan.Tujuan dari nilai lelang/penawaran ini ialah untuk memperoleh nilai maksimum WTP dari responden terhadap pembayaran iuran BPJS. Nilai ini dilakukan dengan mengguankan teknik membuat pertanyaan berstruktur sehingga memperoleh niali WTP maksimum.
 Untuk  mendapatkan nilai WTP maksimum, dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu : 
a) Bidding game. 
Responden diberi pertanyaan secara berulang mengenai jumlah pembayaran tertentu. Jumlah pembayaran dibatasi dengan nilai tertinggi dan terendah dari nilai WTP maksimum yang mampu dibayarkan
. b) Closed-Ended Refrerendum.
 Responden diberi nilai dalam bentuk rupiah, baik kepada responden yang setuju ataupun yang tidak setuju (jawaban hanya tersedia anatar ya dan tidak). 
c) Payment Card. 
Menanyakan suatu kisaran nilai yang disajikan pada sebuah kartu kepada responden.
 d) Open-ended Question. 
Responden diberi pertanyaan mengenai WTP maksimum yang bersedia dibayarkan, dengan catatan tidak adanya nilai tawaran lain yang diberikan. Sehingga responden diberikan kebebasan untuk menyatakan nilai yang ingin dibayarkan

Tidak ada komentar: