Earning Volatility adalah indikator yang
mengukur seberapa stabil laba yang diperoleh
perusahaan setiap tahun (Khurniaji, 2013). Perusahaan
yang memiliki tingkat pendapatan yang tidak stabil
memberikan sinyal kepada investor bahwa perusahaan
tersebut memiliki risiko yang tinggi untuk
berinvestasi.
Sinyal yang diberikan perusahaan mengenai
ketidakstabilan laba perusahaan akan mempengaruhi
para investor untuk menjual saham perusahaan dalam
jangka waktu yang cepat. Penelitian Zakaria (2012)
dan Lashgari (2014) menyatakan earning volatility
berpengaruh terhadap volatilitas harga saham.
Perusahaan yang tingkat earning volatility tinggi
cenderung menggambarkan pencapaian laba
perusahaan yang naik turun, sehingga mempengaruhi
harga saham.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar