Sabtu, 14 Desember 2019

Free Cash Flow (skripsi dan tesis)

 Cash flow mencerminkan keuntungan atau kembalian bagi para penyedia modal, termasuk utang atau equity. Free cash flow dapat digunakan untuk membayar utang, membeli kembali saham, membayar dividen atau menahannya untuk kesempatan pertumbuhan di masa depan. Free cash flow memudahkan perusahaan untuk mengukur pertumbuhan bisnis dan pembayaran kepada shareholders. Arus kas yang dihasilkan perusahaan dibagi ke dalam 3 kelompok utama (Brigham, 2001) yaitu: 
1. Arus Kas dari Kegiatan Operasi 
Arus kas perusahaan dari kegiatan operasi terdiri atas; 
(1) pengumpulan kas berasal dari konsumen, 
(2) pembayaran kepada pemasok untuk pembelian bahan baku,
 (3) arus kas keluar dari kegiatan operasi lainnya, seperti beban pemasaran dan administrasi, serta bunga dan 
(4) pembayaran tunai untuk pajak.
 2. Arus Kas dari Kegiatan Investasi 
Arus kas dari penerimaan atau pembayaran investasi yang mencakup; penerimaan dari pengeluaran saham baru, peningkatan pinjaman, pembayaran kembali pokok pinjaman, pembayaran dividen saham biasa. 
3. Arus Kas dari Kegiatan Pembiayaan 
Arus kas dari kegiatan pembiayaan mencakup kas yang diperoleh selama tahun berjalan dengan menerbitkan hutang jangka pendek, hutang jangka panjang, atau saham. Selain itu, karena pembayaran dividen atau kas yang digunakan untuk membeli kembali saham atau obligasi menurunkan kas perusahaan, maka transaksi semacam itu dimasukan di sini. Free Cash Flow merupakan kelebihan yang diperlukan untuk mendanai semua proyek yang memiliki net present value positif

Tidak ada komentar: