(1) kuatnya keyakinan mengenai organisasi,
(2) mempertahankan diri agar tetap menjadi anggota organisasi, dan
(3) berusaha keras sebagai bagian dari anggota organisasi.
Allen dan Meyer (2011: 18), membedakan komitmen organisasi atas tiga komponen yaitu affective commitment, normative commitment, dan continuance commitment. affective commitment adalah komitmen organisasi yang berkaitan dengan emosi- onal, identifikasi, dan keterlibatan di dalam organisasi. Individu dengan komponen affective yang tinggi, tidak melepaskan diri dari organisasi karena keinginannya untuk tetap terikat pada organisasi. Kunci dari komitmen organisasi ini adalah employees stay because they want to. Normative commitment adalah keyakinan individu tentang kewajiban berkontribusi kepada organisasi. Individu harus melaksanakan pekerjaannya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan organisasi. Memiliki istilah employees stay because they have to. Continuance commitment adalah suatu komitmen organisasi rasional yang terbentuk atas dasar pertimbangan untung rugi yang dihadapi individu jika berhadapan dengan keputusan untuk ber- gabung dalam organisasi atau hendak keluar dari organisasi (employees stay because they feel they ought to).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar