Istilah iklim organisasi (organizational climate) pertama kalinya
dipakai oleh Kurt Lewin pada tahun 1930-an, yang menggunakan istilah iklim
psikologi (psychological climate), kemudian istilah iklim organisasi dipakai oleh
R. Tagiuri dan G. Litwin. Menurut Tagiuri dan Litwin dalam Wirawan (2007)
bahwa "Iklim organisasi merupakan kualitas lingkungan internal yang secara
relatif terus berlangsung, dialami oleh anggota organisasi, mempengaruhi perilaku setiap anggotanya". Sedangkan Litwin dan Stringer dalam Wirawan (2007) menyatakan bahwa iklim organisasi sebagai "a concept describing the subjective nature or quality of the organizational environment. Its properties can be perceived or experienced by members of the organization and reported by them in an appropriate questionare.
Stinger (Wirawan, 2007 : 122 ) mendefinisikan bahwa iklim organisasi
sebagai koleksi dan pola lingkungan yang menentukan munculnya motivasi serta berfokus pada persepsi-persepsi yang masuk akal atau dapat dinilai, sehingga mempunyai pengaruh langsung terhadap kinerja anggota organisasi. Tagiuri dan Litwin mengatakan bahwa iklim organisasi merupakan kualitas lingkungan internal organisasi yang secara relatif terus berlangsung, dialami oleh anggota organisasi dan mempengaruhi perilaku mereka serta dapat dilukiskan dalam satu set karateristik atau sifat organisasi.
Tagiuri dan Litwin (dalam Wirawan, 2007: 121) mendefinisikan iklim
organisasi sebagai "...a relatively enduring quality of the internal environment of an organization that (a) is experienced by its members, (b) influences their
behavior, and can be described in terms of the values of a particular set of
characteristics (or attributes) of the organization." Menurut Tagiuri dan Litwin,
iklim organisasi merupakan kualitas lingkungan internal organisasi yang secara relatif terus berlangsung, dialami oleh anggota organisasi; memengaruhi perilaku mereka dan dapat dilukiskan dalam pengertian satu set karakteristik atau sifat organisasi.
Bagi Litwin dan Stringer (dalam Wirawan, 2007: 121), iklim organisasi
merupakan "...a concept describibing the subjective nature or quality of the
organizational environment. Its Properties can be perceived or experienced by
members of the organization and reported by them inin an appropriate
questionnaire." Iklim organisasi merupakan suatu konsep yang melukiskan sifat subjektif atau kualitas lingkungan organisasi. Unsur-unsurnya dapat dipersepsikan dan dipahami oleh anggota organisasi dan dilaporkan melalui kuesioner yang tepat.
Sedangkan menurut Owen (dalam Wirawan, 2007: 122), iklim organisasi
adalah "...study of perceptions that individuals have of various aspects of the
environment in the organization" (studi persepsi individu mengenai berbagai
aspek lingkungan organisasinya).
Dari berbagai pengertian diatas dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa
iklim organisasi adalah suatu persepsi dari seseorang atau karyawan tentang
organisasi dimana seseorang atau karyawan itu bekerja yang timbul karena
kegiatan organisasi yang berpengaruh secara langsung terhadap perilaku
karyawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar